Wapres Gibran: Pemerintah Tak Ingin Pembangunan Hanya Jawa Sentris

5 months ago 3

WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pemerintah ingin pembangunan merata di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah tidak ingin pembangunan hanya terpusat di Pulau Jawa atau "Jawa-sentris".

“Harus mulai ada pemerataan pembangunan yang Indonesia sentris. Jadi saya akan lebih sering lagi ke sini, ke Ternate, ke Maluku,” ujar Gibran pada acara Pembukaan Festival Budaya Legu Tara No Ate di Lapangan Pelabuhan Perikanan Nusantara, Ternate, Kamis, 16 Oktober 2025 dalam keterangan resmi Biro Pers Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wakil Presiden. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Putra sulung mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengatakan akan mengawal pembangunan dengan turun ke daerah. Dia mencontohkan, dalam kunjungan kerja tiga hari di Provinsi Maluku dan Maluku Utara, akan berkeliling untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan, mulai dari Ambon, Langgur, Tual, Sofifi, Jailolo, hingga Ternate.

Gibran pun mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menyukseskan programme Kabinet Merah Putih seperti cek kesehatan gratis, sekolah garuda, hingga sekolah rakyat. Tujuannya meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Pemerintah pusat juga sudah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi lokal, salah satunya dengan programme koperasi merah-putih,” kata dia. 

Menutup sambutannya, Gibran menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh masyarakat Ternate dan Maluku Utara. Dia juga mengajak hadirin untuk bersama-sama mendoakan Presiden agar senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah memimpin bangsa.

“Ini saya sampaikan salam hangat dari Bapak Presiden untuk warga semua. Kebetulan beliau besok ulang tahun. Kita doakan bersama agar beliau sehat panjang umur dan diberikan kelancaran untuk melaksanakan tugas ini. Sekian, terima kasih,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengatakan, kehadiran Wapres Gibran di tanah Maluku merupakan bentuk nyata pengawalan pemerintah pusat terhadap pembangunan di daerah. “Kehormatan dan bukti nyata perhatian pemerintah pusat kepada kami di Maluku Utara bahwa pemerintah hadir untuk ikut peduli kepada kebudayaan dan masa depan generasi Maluku,” ujar Sherly.

Dia menegaskan, pembangunan bukan hanya tentang fisik, tetapi juga harus menyentuh nilai budaya dan kebangsaan. “Kiranya semua bangga sekaligus terinspirasi bahwa pembangunan tidak sebatas angka, beton, dan aspal, tetapi juga jiwa kebangsaan dan akar budaya,” ujar dia.

Pilihan Editor:

Read Entire Article









close
Banner iklan disini