TRIBUNNEWS.COM - Anggota DPR Uya Kuya bisa disebut sebagai korban hoaks hingga akhirnya jadi sasaran kebencian publik.
Rumahnya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, dijarah. Puluhan kucing peliharannya hilang, meski kemudian beberapa di antaranya sudah ditemukan.
Tak berhenti di situ, statusnya sebagai anggoat DPR juga dinonaktifkan.
Uya bersama beberapa anggota DPR joget di Sidang Tahunan MPR beberapa waktu silam usai kenaikan gaji dan tunjangan wakil rakyat diumumkan.
Sikap tersebut menuai kritik karena dinilai tak menunjukkan empati, terhadap kondisi masyarakat yang sulit seiring maraknya pemutusan hubungan kerja alias PHK.
Namun, tanggapan Uya atas kritik publik, dengan menyebut wajar karena dirinya artis sehingga memicu kemarahan publik, ternyata hoaks.
Baca juga: 5 Pengakuan Uya Kuya soal Rumahnya Dijarah: Cuma Bawa Baju Ganti, Maafkan Lansia Pelaku Penjarahan
Kalimat "lah, kita artis. Kita DPR kan kita artis" yang diucapkan Uya, ternyata berasal dari video lama yang diunggah kembali, seolah itu dianggap sebagai responsnya atas kritik joget di Sidang Tahunan MPR.
"Video-video yang lama saya dijahit kembali, dimunculkan seolah-olah itu video baru saya dengan narasi connection seolah-olah berbicara itu, padahal bukan. Ada itu jejak digitalnya, saya ngomong itu atau enggak," kata Uya Kuya dikutip dari video di kanal YouTube Intens Investigasi.
Ditegaskan Uya sama sekali tak pernah berucap demikian, sebagai dalih membenarkan aksi jogetnya.
"Mudah-mudahan habis ini bisa luruslah, gitu aja," sambung Uya.
Kendati demikian, ia pribadi menyampaikan maaf sebesar-besarnya kepada publik, kalau jogetnya dirasa menyakiti dan mencederai hati masyarakat.
"Saya minta maaf yang setulusnya dari hati saya yang paling dalam," tandas Uya.
Uya belum kembali ke rumahnya yang dijarah
Uya Kuya bersama istri dan mertuanya hingga kini belum kembali untuk memeriksa kondisi rumahnya pasca-penjarahan.
“Belum cek sama sekali,” ucapnya.
Meski begitu, Uya mengatakan dirinya berusaha ikhlas dengan musibah yang menimpa keluarganya.
.png)
6 months ago
5
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-ayah-dan-anak-ilustrasi-ayah-dan-putri-asdfv.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PENISTAAN-AL-AQSA-Perdana-Menteri-Israel-Benjamin-Netanyahu.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sidang-putusan-MK-Mahkamah-Konstitusi-uji-materi-UU-Polri-aktif-Polri-pada-jabatan-sipil.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/seminar-Dewan-Pengurus-Nasional-DPN-Gerbang-Tani.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/oreshnik-kajs.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aborsi-ilegal-skd.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Iko-Uwais-1-30092025.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/EMAS-PERDANA-Pelari-jarak-jauh-Indonesia-Robi-Syanturi.jpg)


/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



