Peran 5 Tersangka Bisnis Aborsi Ilegal di Jaktim, Ada Dokter Abal-abal Hingga Pengelola Website

3 months ago 3
Ringkasan Berita:
  • NS, eksekutor aborsi ilegal jalan tertatih saat dihadirkan polisi
  • Ada yang berperan sebagai admin dan mengelola website
  • LN berperan menyewa apartemen tempat dilakukannya aborsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lima tersangka bisnis aborsi ilegal di Apartemen Basura Tower Alamanda, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim) memiliki peran berbeda-beda dalam menjalankan kejahatannya.

Saat ini para tersangka sudah ditahan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Kelima tersangka masing-masing berinisial NS, RH, M, LN, dan YH.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Edy Suranta Sitepu mengatakan praktik aborsi ilegal yang dijalankan NS berlangsung sejak 2022 hingga 2025.

Berdasarkan penyelidikan polisi, full ada 361 pasien yang menggunakan jasa NS untuk melakukan aborsi.

Baca juga: Kronologi Terbongkarnya Klinik Aborsi di Apartemen Basura Jakarta Timur, Polisi Buntuti Pasien

Tersangka mematok harga beragam kepada pasiennya, mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 8 juta.

"Keuntungan yang telah di dapat dari keseluruhan Tersangka dari tahun 2023 sampai dengan tahun 2025 sebesar Rp 2,6 miliar," kata Kombes Edy Suranta Sitepu di Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/12/2025).

NS, Otak Aborsi Ilegal Jalan Tertatih

Para tersangka dihadirkan di hadapan wartawan saat jumpa pers di Polda Metro Jaya.

Pantauan wartawan Tribunnews.com, lima tersangka mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan masker untuk menutup sebagian wajahnya.

Awalnya, dua tersangka laki-laki masuk ke lokasi konferensi pers.

Baca juga: Beroperasi di Apartemen Wilayah Jaktim, Omzet Klinik Aborsi Ilegal Rp2,6 Miliar dalam Dua Tahun

Selanjutnya, tersangka ketiga yakni NS yang merupakan otak bisnis aborsi ilegal tersebut agak lama keluarnya lantaran jalannya tertatih. 

Kain berwarna merah menutupi kepala NS.

Wanita berbadan cukup gempal itu pun harus dibopong penyidik saat menuruni anak tangga.

Setelah itu, dua tersangka wanita lainnya muncul.

Tangan kelima tersangka hanya bisa berada di depan perut dengan borgol yang terpasang.

Peran Lima Tersangka

Read Entire Article









close
Banner iklan disini