Tujuh Korban Ledakan di Tangsel masih Dirawat di Rumah Sakit, 16 Keluarga Mengungsi

6 months ago 3

Liputan6.com, Jakarta Korban ledakan di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menapatkan bantuan medis hingga opsi disewakan rumah sementara dari Pemerintah Kota (Pemkot) setempat.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan, seluruh biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah melalui BPJS dan mekanisme pembiayaan yang tersedia.

Saat ini tercatat tujuh korban masih menjalani perawatan intensif di RS Hermina Ciputat, termasuk satu korban luka bakar 100 persen yang dirujuk ke Rumah Sakit Tarakan.

"Insha Allah kita dahulukan semua kebutuhan yang penting bisa dipakai para pengungsi, yang layak tentunya, misal makanan, kebutuhan anak, bayi, semuanya juga disiapkan," kata Pilar, Senin (15/09/2025).

Selain bantuan medis, dukungan logistik darurat juga disalurkan untuk 16 kepala keluarga yang kini mengungsi di berbagai tempat. Seperti di musala terdekat, rumah tetangga dan keluarga korban.

Bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji, perlengkapan bayi seperti susu dan popok, serta kebutuhan dasar lainnya.

"Pemkot juga menyiapkan opsi sewa rumah sementara agar para pengungsi tidak terlalu lama tinggal di musala,"katanya.

Untuk anak-anak sekolah, Pilar meminta Dinas Pendidikan menyalurkan perlengkapan sekolah dan seragam agar mereka tetap bisa bersekolah tanpa kendala.

“Anak-anak tetap harus sekolah, karena pendidikan tidak boleh terhenti akibat musibah ini,” tegasnya.

Dari pendataan awal, tercatat ada rumah warga yang rusak dengan kategori berat, sedang, hingga ringan. Pemkot Tangsel telah mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2025 untuk membantu perbaikan rumah-rumah tersebut.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ditugaskan segera menginventarisasi kerusakan agar proses rehabilitasi bisa dilakukan sesegera mungkin.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini