Redamkan Situasi Pasca Demo, Pemerintah Diminta Perbaiki Kebijakan dan Sikap Pejabat

6 months ago 5

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah demo yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir berakhir ricuh, menimbulkan kerusakan fasilitas umum, bahkan memakan korban jiwa.

Terkait hal itu, Penasehat Ahli Balitbang DPP Partai Golkar, Henry Indraguna menyadari penyampaikan pendapat, gagasan, kritik, protes secara terbuka adalah dijamin oleh konstitusi. Namun, perlu diingat sesuatu yang merusak seperti vandalisme dan penjarahan bisa menganggu tatanan sosial.

"Aksi massa yang anarkitis dan vandalisme yang merusak sarana dan prasarana dapat berkembang menjadi konflik sosial yang dapat mengganggu stabilitas politik, keamanan, dan ekonomi nasional," kata dia dalam keterangannya, Senin (1/9/2025).

Karena itu, demi menyikapi kericuhan, Henry berharap ada penyelesaian dari semua tingkatan. "Proses hukum transparan terhadap aparat yang diduga melanggar prosedur penanganan demo. Hentikan sikap represif dan arogansi pejabat, ganti dengan pendekatan persuasif dan humanis," ungkap dia.

Sementara, untuk para pejabat, kontrol gaya hidup pejabat publik dengan regulasi pelaporan kekayaan yang transparan dan mekanisme audit independen.

"Tunda atau evaluasi kebijakan kenaikan pajak atau biaya hidup sampai ada mekanisme kompensasi yang adil bagi masyarakat kecil," jelas dia.

Selain itu, mengesahkan UU Perampasan Aset untuk mempercepat pemulihan kerugian negara akibat korupsi, juga bisa dilakukan.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini