HINGGA hari kedua pada Selasa 2 September 2025, pencarian helikopter yang hilang kontak saat terbang di sekitar Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, belum membuahkan hasil. Helikopter tipe BK117 D-3 milik Estindo Air itu mengangkut full delapan orang.
Helikopter sedang dalam penerbangan dari Kotabaru, Kalimantan Selatan, menuju Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ketika dilaporkan hilang kontak pada Senin siang lalu. Dugaannya, helikopter jatuh di hutan di sekitaran Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu.
"Helikopternya saat terbang rendah sudah mengeluarkan asap putih lalu terdengar bunyi ledakan di Gunung Mandin Damar,” ujar warga Kampung Tuyan, Panamon, di Desa Gunung Raya, Tanah Bumbu, Selasa. Kepada Antara dia memperkirakan helikopter itu jatuh sekitar pukul 9-10 waktu setempat.
Helikopter BK117 D-3 dikenal memiliki multifungsi dengan dukungan mesin ganda. Kecepatan jelajah maksimumnya 142 knot dengan jarak terbang 722 kilometer atau hampir 4 jam terbang (bahan bakar penuh 904 liter).
Helikopter ukuran menengah ini dikembangkan bersama Kawasaki Heavy Industries dan Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB) dari Jerman pada akhir 1970-an. MBB belakangan dibeli Daimler-Benz dan menjadi bagian dari Eurocopter sebelum mengalami rebranding menjadi Airbus Helicopters.
"Helikopter H145/BK117 D-3 adalah sebuah fusi dari reliabilitas tinggi dan penggunaan teknologi terkini," bunyi keterangan di laman bk117.com.
Teknologi yang dimaksud antara lain sistem baling-baling yang digunakan, yang diklaim mampu mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk pemeliharaan. Baling-baling utamanya ini memiliki lima bilah, diameter 10,8 meter.
Dalam kapasitas penuh muatan, Helikopter BK117 D-3 memiliki bobot full 3.800 kilogram. Bobot itu meningkat 150 kilogram dari kemampuan generasi D-2. Peningkatan didapat dari penambahan kapasitas 100 kilogram dan pengurangan berat helikopter sebesar 50 kilogram.
Untuk interior, integrasi ruang kabin dan kargo menyediakan lantai rata yang lapang seluas 5,1 metre persegi dengan kapasitas 6 metre kubik. Kapasitas itu cukup untuk 12 orang termasuk dua awak. Kabin yang luas dilengkapi dengan pintu-pintu yang lebar, termasuk dual cargo doors.
Di bagian kokpit, ada penyederhanaan kerja aviator lewat penggunaan Helionix. Sedangkan di ekor helikopter bermesin Arriel 2E ini ada teknologi Fenestron yang menjadikan BK117 D-3 cukup senyap karena level noise yang bisa diredam secara dramatis.
Spesifikasi lain seperti panjang full 13,54 metre dan kapasitas bahan bakar 904 liter.
.png)
6 months ago
5










/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



