TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, mebeberkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah dalam dua gelaran sepak bola, yakni docket FIFA Matchday dan Kualifikasi Piala Asia U23 2026 pada bulan September 2025.
Untuk FIFA Matchday, akan dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, tanggal 5 dan 8 September 2025.
PSSI telah mengundang China Taipei (Taiwan) dan Lebanon untuk menjadi lawan Timnas Indonesia.
Bagi Timnas Indonesia, dua partai tersebut bakal menjadi persiapan sebelum melakoni tantangan sebenarnya di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia akan tergabung di grup A bersama Irak dan tuan rumah Arab Saudi.
Hanya juara grup saja yang berhak mengamankan tiket ke putaran last di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.
Sebaliknya, posisi runner-up akan diadu kembali dalam memperebutkan tiket play-off menuju ronde 5 kualifikasi.
SKUAD GARUDA - Pemain Timnas Indonesia sebelum melawan Jepang pada pertandingan Grup C Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Suita City Football Stadium, Suita, Selasa (10/6/2025). (TRIBUNNEWS/HO PSSI)
Sebaliknya, Timnas U23 Indonesia bakal menjajaki fase Kualifikasi Piala Asia U23 2025 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 3-9 September 2025.
Garuda Muda tergabung di grup J penyisihan bersama Laos, Makau dan Korea Selatan.
Hanya juara grup yang memperoleh tiket otomatis lolos ke putaran last di Arab Saudi, 7-25 Januari 2026.
Sementara peringkat runner-up akan memperebutkan 4 posisi terbaik turnamen.
Fase Kualifikasi Piala Asia U23 2026 menjadi ajang Timnas U23 Indonesia untuk mengulang pencapaian di periode sebelumnya (2024).
Timnas U23 Indonesia ketika itu berhasil menembus putaran last di Qatar untuk pertama kalinya, dan membawa predikat juara 4 turnamen.
PIALA AFF U23 - Luapan kegembiraan Timnas U23 Indonesia usai mengalahkan Thailand pada semifinal Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/7/2025). (TRIBUNNEWS/HERUDIN)
Namun, docket penting dari Timnas U23 Indonesia maupun level elder Timnas Indonesia, sedikit dirisaukan dengan kondisi keamanan nasional.
Terdapat gelombang aksi massa alias Demo, yang terus berlangsung di beberapa wilayah Indonesia sejak dimulai dari Jakarta pada Senin (25/8/2025) lalu.
.png)
6 months ago
4
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-ayah-dan-anak-ilustrasi-ayah-dan-putri-asdfv.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PENISTAAN-AL-AQSA-Perdana-Menteri-Israel-Benjamin-Netanyahu.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sidang-putusan-MK-Mahkamah-Konstitusi-uji-materi-UU-Polri-aktif-Polri-pada-jabatan-sipil.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/seminar-Dewan-Pengurus-Nasional-DPN-Gerbang-Tani.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/oreshnik-kajs.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aborsi-ilegal-skd.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Iko-Uwais-1-30092025.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/EMAS-PERDANA-Pelari-jarak-jauh-Indonesia-Robi-Syanturi.jpg)


/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



