Penghormatan Emosional Cristiano Ronaldo untuk Diogo Jota saat Laga Portugal

6 months ago 12

CRISTIANO Ronaldo memberikan penghormatan emosional untuk mantan rekannya di timnas Portugal Diogo Jota dalam kemenangan timnas Portugal atas Armenia 5-0 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, Sabtu, 6 September 2025. Momen itu terjadi ketika dia mencetak gol pada menit ke-21.

Ronaldo menunjuk ke langit dengan gestur yang jelas ditujukan untuk Jota, yang mengenakan kaus nomor 21 untuk negaranya. Pemain berusia 40 tahun yang sudah bermain untuk tim nasional negaranya lebih dari dua dekade, memiliki ikatan dengan juniornya. 

Jota tercatat tampil 49 kali dan mencetak 14 gol untuk Portugal sejak debutnya pada 2019. Ia dan Ronaldo full mencetak tujuh gol selama karier mereka bersama, termasuk saat membawa Selecao menjuarai UEFA Nations League 2025, beberapa pekan sebelum kematiannya. Dia tutup usia pada 27 tahun dalam kecelakaan mobil bersama saudaranya, Andre, di Spanyol pada 3 Juli lalu. 

Pertandingan melawan Armenia di Stadion Republik Vazgen Sargsyan itu menjadi laga pertama setelah meninggalnya Jota. Sebelum kick-off, stadion hening sejenak untuk mengenangnya. Ronaldo dan para pemain berdiri bergandengan tangan, beberapa tampak emosional. Sementara, foto-foto mantan bintang Liverpool itu muncul di tribun di antara para pendukung yang datang dari Portugal.

Pemain Portugal, Diogo Jota. Shutterstock

"Gerakan Cristiano sempurna," tulis seorang penggemar dalam liputan pascapertandingan televisi Portugal, seperti dikutip dari Marca. "Mencetak gol 21 di menit ke-21 rasanya seperti takdir."

Gol Ronaldo itu menjadi gol kedua Portugal. Sebelumnya, Joao Felix membuka skor pada menit kesepuluh. Dalam pertandingan itu, pemain Al Nassr itu mencetak gol kedua pada menit ke-46 dan Felix juga membuat gol keduanya pada menit ke-61. Satu gol tambahan disumbang Joao Cancelo pada menit ke-32.

Selebrasi Ronaldo itu menjadi respons terhadap mereka yang mengkritik ketidakhadirannya di pemakaman Jota di Gondomar. Keputusannya untuk tidak hadir itu telah memicu perdebatan di Portugal dengan beberapa orang menganggapnya tidak sopan. 

Saudara perempuan Ronaldo, Katia Aveiro, sempat menjelaskan alasan di balik keputusan adinya tidak menghadiri pemakaman Jota. Ia menegaskan hal itu karena khawatir kehadirannya akan menutupi duka keluarga. "Ketika ayah kami meninggal, kamera dan kerumunan orang membuat segalanya tak tertahankan," tulisnya dalam unggahan Instagram-nya. "Cristiano tidak ingin hal itu terjadi pada keluarga Jota. Dia memilih untuk tidak membesarkan rasa sakit mereka."

Penjelasan dari Aveiro tak bisa membuat para pencela diam. Namun, apa yang dilakukan Ronaldo pada pertandingan Portugal di Armenia bisa menunjukkan sisi idiosyncratic kapten Portugal itu terhadap juniornya. 

Pelatih timnas Portugal Roberto Martinez mengatakan ketajaman yang ditunjukkan pasukannya pada laga melawan Armenia sebagai penghormatan kepada Jota. "Malam ini tentang Diogo," ujar Martinez kepada wartawan setelah pertandingan. "Setiap umpan, setiap gol, setiap selebrasi membawa kenangan akan dirinya."

Setelah pertandingan ini, timnas Portugal akan menjalani laga tandang melawan Hungaria dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup F di Puskas Arena, Rabu dinihari WIB, 10 September 2025.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini