Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Mobil Rantis, Brimob: Kami Bertanggung Jawab

6 months ago 10

Liputan6.com, Jakarta Seorang pengemudi ojek online terlindas kendaraan taktis (Rantis) Barracuda Brimob Polri. Insiden itu terjadi imbas kericuhan demo DPR, Kamis (28/8/2025) malam.

Kabbagrenmin Satbrimob Polda Metro Jaya Kompol Jemmy Yudanindra meminta maaf atas insiden tersebut. Ia berjanji akan bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

"Perwakilan atas sama pimpinan, saya izin mohon maaf. Apabila itu memang sudah terjadi, itu tidak bisa kita hindari. Kami bertanggungjawab, pimpinan bertanggungjawab," kata Jemmy di depan massa yang meminta penjelasan atas insiden tersebut.

Ia memastikan saat ini tengah memeriksa personel yang mengendarai mobil rantis tersebut.

"Saat ini sedang dalam proses pemeriksaan. Pimpinan kami sudah berkoordinasi. Kami sepenuhnya akan bertanggungjawab terhadap korban," ungkap Jemmy.

"Pasti akan diproses" janjinya.

"Kami mewakili komandan satuan pimpinan kami, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Malam hari ini sedang dilakukan pemeriksaan kepada rekan-rekan kami yang melakukan pelanggaran. Jadi apabila nanti sudah ada perkembangan, temen-temen pasti akan show dan tahu. Kami bertanggungjawab," sambungnya.

Kapolri Minta Maaf

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas insiden pengemudi ojek online yang tewas setelah terlindas mobil Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Adapun, ini imbas kericuhan demo DPR, di Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

“Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” tutur Listyo saat dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, petugas kepolisian telah mencari keberadaan korban dan memerintahkan Propam Polri untuk menindaklanjuti perkara tersebut.

“Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban dan saya minta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut,” jelas dia.

“Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban dan seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol,” lanjut Listyo.

Kronologi Ditabrak dan Dilindas

Kericuhan demo DPR, di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) memakan korban jiwa. Seorang pengemudi ojek online bernama Afan Kurniawan tewas setelah terlindas Mobil Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto, membenarkan kabar duka tersebut.

"Iya betul. Satu yang sudah meninggal di RSCM, itu dari driver Gojek yang terlindas mobil Barakuda Brimob tadi," kata Andi saat dihubungi, Kamis malam.

Dia mengatakan, Afan tewas setelah terpeleset saat berusaha menyeberang di tengah kericuhan. Mobil barakuda Brimob yang melaju tidak berhenti dan akhirnya melindas tubuh korban.

"Sebetulnya ini kan ada mobil barakuda ini berjalan di tengah dengan kecepatan ini ya. Nah, sepertinya almarhum ini ingin menyeberang dari sebelah kiri ke sebelah kanan, namun terpeleset di tengah," ujar dia.

"Terpeleset di tengah, akhirnya terlindas seperti itu. Nah, saat terlindas ini harusnya kan mobil barakuda itu mundur, tapi itu tidak mundur, karena mungkin juga massa juga bergerak menuju mobil tersebut, hingga akhirnya ya mau tidak mau barakuda itu melanjutkan perjalanannya," sambung dia.

Picu Kemarahan

Insiden itu memicu kemarahan rekan-rekan ojol. Massa ojol sempat mengejar kendaraan taktis tersebut hingga masuk ke Mako Brimob, Kwitang.

"Hingga detik ini kawan-kawan masih ada yang di Brimob, ada yang merapat di Mako Brimob, di Kwitang. Mereka sih mendesak agar pihak kepolisian khususnya Brimob untuk bertanggung jawab atas kejadian ini," ucap dia.

Reporter: Nur Habibie/Merdeka.com

Read Entire Article









close
Banner iklan disini