Pemkot Yogyakarta akan Tambah 100 Titik Parkir Nontunai

5 months ago 2

PEMETINTAH Kota Yogyakarta berencana menambah ratusan titik parkir nontunai atau cashless menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-269 Kota Yogyakarta yang jatuh 7 Oktober 2025. Penambahan titik parkir ini diharapkan akan memberi kenyamanan wisatawan dan warga, sekaligus menekan potensi aksi nuthuk atau menaikkan tarif secara liar. Pembayaran tarif parkir bisa dilakukan secara integer menggunakan QRIS itu.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan akan memperluas layanan parkir integer hingga 110 titik, dari jumlahnya saat ini yang masih 10 titik. Untuk menyiapkan hal itu, para juru parkir di Kota Yogyakarta mulai diberi pelatihan sehingga siap dengan kebijakan digitalisasi itu. Para juru parkir ini nantinya yang akan bertugas melayani penggunaan akses perangkat integer untuk pembayaran di masing-masing titik parkir.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Kami menargetkan hingga akhir tahun 2025, sebanyak 50 persen dari full 785 jukir di Kota Yogyakarta sudah bisa beralih ke sistem digital," kata dia pada Senin, 22 September 2025.

Hasto menilai, digitalisasi parkir secara menyeluruh menjadi salah solusi juga dalam penataan lalu lintas di perkotaan Yogyakarta yang belakangan kian padat dan kerap memicu macet seiring meningkatnya kunjungan wisata.

Hanya saja, ujar Hasto, ia mengakui untuk mengurai kesemrawutan akibat kepadatan lalu lintas itu, tak cukup hanya dari digitalisasi parkir. Kebijakan lain juga diperlukan. Salah satunya dengan segera merealisasikan kantung parkir autobus terpusat di kawasan Terminal Giwangan, yang berada di sisi selatan kota, perbatasan dengan Kabupaten Bantul awal tahun 2026.

“Dengan kemampuan keuangan yang ada, kami segera melakukan onshore clearing (penyiapan lahan) dan pembenahan di Terminal Giwangan agar nanti bus-bus wisata (ukuran besar) bisa diarahkan parkir di sana," kata dia.

Dari Terminal Giwangan itu, wisatawan akan didrop dan disediakan shuttle autobus menuju pusat kota.

"Rencana ini kami uji coba awal tahun depan, namun penyiapan lokasi harus sudah selesai akhir tahun ini,” kata Hasto.

Reward Juru Parkir

Adapun Kepala Dishub Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho, mengungkapkan untuk mendorong percepatan digitalisasi parkir, para juru parkir juga diberikan reward. Terutama bagi mereka yang sudah bertugas di 10 titik parkir nontunai yang menjadi aviator task kebijakan itu.

"Kami akan senantiasa mengapresiasi para juru parkir yang sudah disiplin dan responsif terhadap warga dalam penerapan parkir nontunai ini serta minim keluhan," kata dia.

Salah satu juru parkir di Kota Yogyakarta yang sudah memulai menerapkan pembayaran transaksi secara non tunai, Muhammad Nurulisa 
menuturkan, sebenarnya tak ada kendala berarti dalam penerapan pembayaran memakai QRIS itu. “Sebenarnya tak ada kendala, hanya mungkin sistemnya bisa diperbaiki lagi karena masih fleksibel. Jadi nanti saat scan barcode, langsung bisa memasukkan nominal. Kalau bisa ditambah pilihan, misalnya ada tambahan extremity atau opsi lain untuk pengguna,” kata dia.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini