Para Anggota DPR Diminta Intropeksi Diri, Imbas Demo yang Terjadi di Sejumlah Wilayah

6 months ago 6

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah elemen masyarakat mengkritisi para anggota DPR untuk intropeksi diri dan peka dengan keadaan di sekitar, imbas demo berjilid di sejumlah wilayah Indonesia.

Pertama datang dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), yang tak ingin ada lagi anggota DPR mengeluarkan penyataan tak berempati dengan masyarakat.

"GAMKI meminta para anggota dan pimpinan DPR RI untuk berhenti mengeluarkan pernyataan yang tidak berempati kepada aksi demonstrasi dan jeritan rakyat, serta tidak menyampaikan pernyataan yang provokatif ataupun normatif, yang justru semakin meluapkan amarah rakyat," kata Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat seperti dilansir dari Merdeka, Jumat (30/8/2025).

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap menyuarakan aspirasi dengan cara damai, tanpa terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi.

"GAMKI menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus berjuang menyuarakan aspirasi rakyat dengan tidak anarkis dan tidak terprovokasi dengan para provokator dan elit politik yang ingin memanfaatkan aksi demonstrasi demi kepentingan kelompok tertentu," kata Sahat.

Selain itu, datang dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, juga meminta semua pihak hendaknya menahan diri dan menghentikan semua bentuk tindak kekerasan yangmemecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Elit Politik Diminta Lebih Sensitif

"Semua pihak hendaknya mengutamakan kepentingan bangsa dan negara sebagai fondasi dan modal membangun Indonesia sebagai negara yang maju, berdaulat, bermartabat, adil, makmur, dan sejahtera. Mari kita bersama-sama mencari solusi atas problem bangsa dengan dialog dan musyawarah disertai sikap keseksamaan yang tinggi," demikian seperti dikutip.

PP Muhammadiyah juga berharap, agar para elit politik, para pejabat negara, anggota legislatif, dan para pengambil kebijakan lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat dengan perilaku yang santun, kesederhanaan, dan kepedulian yang tinggi kepada masyarakat.

"Kami meminta para elit politik untuk lebih mawas diri, melakukan introspeksi, dan tidak melukai hati rakyat. Publik membutuhkan keteladanan para pemimpinnya, terutama para wakil rakyat yang telah diberikan mandat dengan tulus," demikian.

Diminta Arif Menyikapi Informasi

PP Muhammadiyah mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, utamanya peserta aksi unjuk rasa, untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam menyampaikan pendapat dan tuntutan.

"Kita semua harus menahan diri dan bersikap bijak, jangan terprovokasi isu-isu yang bersifat destruktif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, khususnya yang berasal dari media sosial yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat hendaknya arif dan cerdas dalam menyikapi informasi dengan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang berwenang atau kepada para tokoh panutan yang dapat memandu dan memberikan informasi yang mencerahkan," demikian seperti dikutip.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini