Pakar Nilai Desakan Copot Kapolri Tidak Relevan

6 months ago 6

Jadi intinya...

  • Karyono Wibowo menilai desakan copot Kapolri Listyo Sigit tidak relevan.
  • Presiden Prabowo butuh Kapolri untuk jaga stabilitas dan keamanan negara.
  • Pencopotan bisa perparah konflik, Prabowo pilih evaluasi bertahap.

Liputan6.com, Jakarta - Pengamat Politik Indonesia Policy Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai, desakan mencopot Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya sebagai Kapolri tidak relevan. Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto saat ini justru membutuhkan sosoknya untuk menjaga stabilitas negara terutama ketertiban dan keamanan masyarakat.

"Mempertahankan Listyo Sigit sebagai Kapolri di tengah krisis sosial-politik sekarang adalah langkah menjaga stabilitas," ujar Karyono seperti dikutip dari keterangan diterima.

Karyono mengamini, saat ini Kapolri Listyo Sigit menghadapi tantangan besar menjaga situasi keamanan bangsa. Karena itu, mencopot Kapolri tanpa pertimbangan matang bisa memperparah konflik interior dan melemahkan institusi Polri yang sedang berupaya dibersihkan dari pengaruh negatif.

Dalam banyak kesempatan, kata Karyono, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pejabat yang tidak bekerja dengan benar, termasuk di jajaran kabinet dan aparat keamanan.

“Prabowo lebih memilih evaluasi dan pembenahan interior secara bertahap daripada langkah drastis yang berisiko menimbulkan kekacauan," tegas Karyono.

Kepemimpinan Empati Tapi Tegas

Karyono juga mengungkap, Kapolri Listyo Sigit juga sudah menunjukkan kepemimpinan empati tetapi tegas. Hal ini tercermin saat merespons insiden Affan Kurniawan dengan mendatangi langsung keluarga almarhym dan meminta maaf secara terbuka.

"Jadi, Presiden Prabowo tetap mendorong perbaikan institusi Polri tanpa harus terjebak dalam desakan pergantian atau pencopotan Kapolri," Karyono menandasi.

Muhammad Radityo Priyasmoro, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi

Read Entire Article









close
Banner iklan disini