Newcastle United Mulai Terdampak Kepergian Alexander Isak

5 months ago 2

PELATIH Newcastle United Eddie Howe mulai merasakan dampak dari ketiadaan Alexander Isak. Ia merasa kehilangan Isak setelah tim berjuluk The Maqpies mendapatkan hasil imbang 0-0 melawan Bournemouth di Vitality Stadium pada Minggu, 21 September 2025.

Ini adalah hasil imbang tanpa gol ketiga berturut-turut di laga tandang Newcastle United. Eddie mengatakan bahwa pemain lain kini harus segera mengisi kekosongan yang ditinggalkan Isak yang memilih hengkang ke Liverpool.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Ini kali ketiga hasil imbang 0-0 di laga tandang bagi kami, yang sangat jarang terjadi dengan gaya bermain menyerang kami. Saya pikir wajar saja jika kami akan menjadi tim yang berbeda tanpa Alex musim ini,” ucap Eddie dikutip dari ESPN.

Setelah kepindahan Isak senilai 125 juta poundsterling atau setara Rp 2,8 triliun, Newcastle bertindak cepat dengan mendatangkan Yoane Wissa. Namun, Wissa diperkirakan akan absen bulan depan karena cedera. Adapun Nick Woltemade, yang memimpin lini depan dalam pertandingan melawan Bournemouth, minim peluang. "Saya pikir Nick bermain sangat baik hari ini. Saya pikir dia sangat efektif dengan footwork dan link play-nya."

"Tapi, kami hanya perlu mengenal dan membiasakan diri dengannya serta gaya bermainnya, dan lebih banyak melepaskan tembakan. Saya berharap kami berevolusi menjadi tim yang berbeda, semoga tim yang lebih baik, tetapi mungkin butuh sedikit waktu,” ujar Eddie menambahkan.

Alexander Isak menandatangani kontrak bersama Liverpool, 1 September 2025. (Instagram/@liverpoolfc)

Eddie bisa mengambil sisi positif. Kini, ia telah mencatatkan empat clean expanse dalam lima pertandingan musim ini. Ini bukan capaian yang mudah karena Bournemouth sedang dalam performa terbaiknya. Bournemouth hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran berbanding satu dari Newcastle United.

Tim asuhan Andoni Iraola sempat mencetak gol ketika David Brooks menyambar umpan tarik Evanilson di babak pertama. Tetapi, gol tersebut dianulir karena offside tipis oleh VAR.

Upaya terbaik Newcastle tercipta di akhir yang berawal dari kerja sama Woltemade dan Sandro Tonali. Keduanya bekerja sama untuk memberi umpan kepada Jacob Murphy yang melepaskan tembakan dari sudut sempit. Djordje Petrovic menepis peluang tersebut. "Kami sangat menghormati satu sama lain. Ini sangat berbeda dari pertandingan Bournemouth versus Newcastle terakhir." ucap Iraola.

Iraola menilai timnya mampu tampil lebih brilian dalam beberapa laga terakhir. “Para pemain membuat perbedaan yang lebih besar, tetapi kami tetap kompetitif di setiap pertandingan. Bahkan saat kami kalah melawan Liverpool, kami bertahan hingga menit terakhir. Hari ini, pertandingannya berbeda, sangat ketat,” ucap dia.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini