Muhammadiyah: Persatuan dan Keutuhan Bangsa Perlu Kita Jaga Bersama

6 months ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat (Ketum PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan pihaknya dan 15 ormas Islam yang bertemu Presiden Prabowo Subianto telah memiliki kesepakatan bersama menyikapi dinamika masyarakat beberapa hari terakhir. Haedar mengatakan ormas Islam sepakat untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia.

"Kami punya pandangan yang sama bahwa kita kekuatan umat Islam sebagai punya sejarah yang panjang di republik ini dalam kemerdekaan dan pasca-kemerdekaan, memahami betul dan menghayati betul bahwa persatuan keutuhan dan masa depan bangsa perlu kita jaga bersama," kata Haedar usai pertemuan dengan Prabowo dikutip Minggu (31/8/2025).

Haedar mengingatkan masyarakat yang menyampaikan aspirasinya dalam demo untuk menjaga keadaban dan selalu waspada terhadap provokasi yang mengarah pada tindakan kekerasan dan anarkis.

"Kami memahami demokrasi dan aspirasi tetapi hendaknya dan kami yakin seluruh rakyat Indonesia dapat memanfaatkan demokrasi itu dengan penuh pertanggungjawaban, keadaban dan mewaspadai dari terkontaminasi oleh hal-hal yang membawa pada kekerasan dan perbuatan perbuatan yang meruntuhkan keutuhan dan kesatuan bangsa Indonesia," ujar dia.

Ormas Islam akan Bantu Redakan Situasi

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Yahya Cholil Staquf menambahkan, ormas Islam sepakat membantu pemerintah meredakan ketegangan demo ricuh di beberapa daerah di Indonesia.

"Kami berdialog dari hati ke hati memahami secara umum tapi lengkap permasalahan bangsa yang dihadapi khususnya hari-hari ini dan kami bersepakat untuk bersama-sama, bahu-membahu berupaya untuk mengatasi keadaan, untuk mengajak kepada masyarakat supaya lebih tenang," imbuh Gus Yahya.

Gus Yahya meyakini, kebersamaan ini mampu mengatasi tantangan dan dinamika ke depan. Gus Yahya mengatakan Prabowo akan kembali mengundang ormas-ormas Islam ke Istana Negara Jakarta dalam waktu dekat.

"Mudah-mudahan di sana nanti akan ada sesuatu yang bisa dinyatakan sebagai tekad bersama, kesepakatan bersama antara Presiden Prabowo Subianto dengan ormas-ormas Islam sebagai perwakilan dari tubuh umat Islam di Indonesia ini," jelas Gus Yahya.

Pertemuan Prabowo dan 16 Ormas Islam

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi kemasyarakatan atau ormas Islam ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025).

Pertemuan tersebut berlangsung selama tiga jam. Prabowo didampingi oleh Ketua MPRI RI Ahmad Muzani, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra, dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Ormas Islam yang hadir yakni, Muhammadiyah, NU, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Hidayatullah, AL Irsyad, Persatuam Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII).

Read Entire Article









close
Banner iklan disini