Jadi intinya...
- Seorang ibu bernama Neno berorasi di Polda Metro Jaya.
- Dia menuntut keadilan atas kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan.
- Neno juga mengkritik keras anggota DPR yang dianggap tidak pantas.
Liputan6.com, Jakarta Momen seorang emak-emak berorasi di tengah mahasiswa terjadi saat pengunjuk rasa menggeruduk Polda Metro Jaya.
Selain menyuarakan pengemudi ojek online (ojol) yang tewas ditabrak rantis, Affan Kurniawan, dia juga menyinggung para anggota DPR Uya Kuya, Eko Patrio, hingga Ahmad Sahroni yang tidak pantas menjadi wakil rakyat.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Jumat (29/8/2025), suara seorang ibu berjilbab bernama Neno itu terdengar sekitar pukul 16.30 WIB.
Dia mendapatkan giliran berorasi setelah perwakilan mahasiswa, yang langsung difasilitasi dengan pengeras suara.
Neno kemudian meluapkan kekesalannya, bahwa polisi telah berbuat keji dengan menghilangkan nyawa Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang tewas ditabrak mobil rantis.
"Makhluk paling sakral sampai turun ke jalanan. Karena apa? karena mereka penghianat bangsa mereka pembunuh. Kami tidak terima sebagai orang tua, anak kami dibunuh," teriak Neno di hadapan petugas kepolisian yang berjaga.
Minta Polri Evaluasi
Neno meminta Polri segera melakukan evaluasi, khususnya setelah terjadinya peristiwa meninggalnya Affan Kurniawan saat demonstrasi DPR RI. Sebab, dia percaya adanya karma yang berlaku.
"Jangan kalian jahat sama rakyat apalagi sama mahasiswa yang selalu menyuarakan keadilan. Gaji yang kalian pakai dari rakyat,” jelas dia.
Singgung Anggota DPR
Sebelum menyudahi orasinya, Neno menyempatkan untuk meluapkan emosinya kepada anggota DPR, khususnya terhadap sosok Uya Kuya, Eko Patrio, hingga Ahmad Sahroni.
"Kalian pantasnya jadi pelawak, tidak pantas jadi pejabat," Neno menandaskan.
.png)
6 months ago
9
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4023003/original/099779700_1652589008-20220515-kawasan-Puncak-dipadati-pengunjung-ARBAS-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395852/original/059565400_1761719504-IMG_1230.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256737/original/089202700_1750249802-33283e84-b51c-45ad-88b7-d109fe5b77cd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448086/original/075231200_1765984744-Banner_Infografis_Fakta_IPO_H.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1445503/original/058978900_1482662656-20161225--Kemacetan-Mengular-Menuju-Ragunan-Jakarta--Helmi-Afandi-06.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/776660/original/052966400_1417978317-Pohon-Tumbang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442683/original/005284800_1765564258-IMG_6625.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423875/original/035710600_1764118547-WhatsApp_Image_2025-11-25_at_22.04.57__2_.jpeg)


/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



