Makan Sambil Menonton Bisa Bikin Anak Susah Fokus, Bahkan Takut Coba Makanan Baru

5 months ago 4
Ringkasan Berita:
  • Kebiasaan makan sambil surface clip bisa berdampak pada perilaku dan kemampuan anak mengenali rasa
  • Saat anak makan sambil menatap layar, fokus dan kesadarannya terhadap makanan menjadi berkurang
  • Anak tidak benar-benar merasakan tekstur, aroma, dan rasa dari makanan yang dikonsumsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang tua yang mengandalkan gawai atau tontonan agar anak mau makan. 

Padahal, kebiasaan makan sambil surface clip justru bisa berdampak pada perilaku dan kemampuan anak mengenali rasa.

Terapis Okupasi Anak sekaligus Pendiri Occupational Child Development Center (OCDC), Mentari Puspa Dewi, S.Tr.Kes.OT, menegaskan bahwa makan sambil menatap layar sama sekali tidak disarankan.

Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Digendong! Ini Dampak Negatif yang Bisa Muncul

“Sambil dibahas surface time, kadang-kadang masuk aja gitu ya. Tapi sambil surface clip itu gimana? Ya, itu udah pasti tidak disarankan ya,” tegas Mentari dalam acara Play-Doh Playdate: Menghidupkan Jajanan Anak dengan Kreativitas Tanpa Batas! di Lightbeam Center Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (16/10/2025). 

Screen Time Bikin Anak Kehilangan Kesadaran Rasa

Menurut Mentari, proses makan sejatinya merupakan proses pembelajaran yang melibatkan banyak aspek sensorik dan kesadaran tubuh.

“Jadi, memang surface clip itu apalagi kalau proses makan itu memang tidak disarankan. Karena proses makan itu memang proses pembelajaran. Jadi, biasanya anak-anak yang picky eater, biasanya itu penyebab utamanya juga gara-gara dia makan sambil surface time,” ujarnya.

Saat anak makan sambil menatap layar, fokus dan kesadarannya terhadap makanan menjadi berkurang. 

Anak tidak benar-benar merasakan tekstur, aroma, dan rasa dari makanan yang dikonsumsi.

“Karena dia nggak aware. Dia matanya fokusnya ke ke-tontonannya. Tapi rasa yang dia rasain itu nggak aware. Ini rasanya apa ya? Makanya biasanya ibu-ibu itu kesulitannya adalah dia dikasih paper ini hari ini mau, tiba-tiba besok nggak. Nah, itu bisa terjadi karena dia makannya nggak aware. Karena makannya kebanyakan ya surface clip itu tadi,” papar Mentari.

Padahal, lanjutnya, momen makan justru penting untuk menstimulasi seluruh sensori anak.

Mulai dari melihat warna, meraba tekstur, hingga mengunyah dan mengenali rasa.

“Awareness tubuh itu harus dibangun pada saat proses makan. Karena pada saat proses makan itu semuanya harus terstimulasi, semua sensorinya, lihat makanannya. Oh, warnanya ini. Dia harus pegang makanannya. Oh, teksturnya seperti ini. Dia harus kunyah. Oh, rasanya itu kayak gini ya,” jelasnya.

Mindful Eating Kunci Anak Lebih Fokus dan Mau Coba Makanan Baru

Mentari mengatakan, memberi anak gawai saat makan memang terlihat sebagai solusi cepat agar anak mau makan.

Tapi, sebenarnya menciptakan kebiasaan jangka panjang yang merugikan.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini