Luncurkan Program Paket Ekonomi 2025, Pemerintah Pastikan Jutaan Lapangan Kerja Baru

6 months ago 3

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyediakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat.

Airlangga menuturkan lima program paket ekonomi yang baru diluncurkan pemerintah memiliki dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja. Program pertama yakni, koperasi desa merah putih yang ditargetkan menyerap 1.000.000 orang hingga Desember 2025.

"Yang pertama tentu koperasi desa merah putih itu ada 80 ribu, karyawan baru diperkirakan bisa menyerap 681 ribu dan targetnya sampai sejuta orang di bulan Desember," kata Airlangga saat konferensi pers pengumuman paket ekonomi tahun 2025 di Kantor Presiden Jakarta, Senin (15/9/2025).

Program Kampung Nelayan Merah Putih

Selain itu, programme kampung nelayan merah putih dengan people membangun 100 desa nelayan pada tahun 2025. Melalui programme ini, penyerapan tenaga kerja diharapkan terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah kampung nelayan.

"Tahun ini targetnya 100 desa, diharapkan bisa menyerap 8.645 tenaga kerja. Jangka panjang 4.000 titik bisa menciptakan 200 ribu lapangan kerja," ujarnya.

Pemerintah juga menaruh perhatian pada sektor kelautan dengan revitalisasi tambak di kawasan pantura di country seluas 200 hektare dan diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja hingga 168 ribu pekerja. Di samping ketiga programme tersebut, upaya modernisasi kapal nelayan turut menjadi bagian penting dalam docket pembahasan.

"Ini ada 1.000 kapal nelayan. Ini diperkirakan bisa menciptakan 200.000 lapangan kerja baru. Dan juga ada kapal 30 GT, 150 GT dan unitnya untuk KN Koperasi Merah Putih, 30 GT 1.000 unit, 150 GT 200 unit, 200 GT 200 unit, 300 GT 170 unit, 600 GT 10 unit, 2.000 GT 2 portion untuk pelaku usaha _existing_ BUMN atau Jaladri," jelas Airlangga.

Pemerintah Dorong Program Perkebunan Rakyat

Tak hanya di sektor maritim, pemerintah juga mendorong programme perkebunan rakyat melalui penanaman kembali 870 ribu hektare lahan. Airlangga menargetkan programme ini membuka 1,6 juta lapangan pekerjaan.

"Diharapkan bisa membuka lapangan kerja lebih dari 1,6 juta dengan komoditas prioritas antara lain tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala," tutur Airlangga.

Program Paket Ekonomi

Sebelumnya, Pemerintah mengumumkan programme paket ekonomi tahun 2025, yang terdiri dari 8 programme akselerasi 2025, 4 programme yang dilanjutkan di programme 2026, dan 5 programme penyerapan tenaga kerja. Berikut daftarnya:

8 Program Akselerasi di 2025:

1. Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi (maksimal caller graduated 1 tahun)

2. Perluasan PPH Pasal 21 DTP untuk Pekerja di Sektor terkait Pariwisata

3. Bantuan Pangan periode Oktober-November 2025

4. Diskon Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi BPU transportasi online/ojol (termasuk ojek pengkalan, sopir, kurir, dan logistik) selama 6 tahun

5. Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahn BPJS Ketenagakerjaan

6. Program Padat Karya Tunai (cash for work) Kemenhub dan KemenPu

7. Program Deregulasi Implementasi PP28/20258. Program Perkotaan (Pilot Project DKI Jakarta) perbaikan kualitas pemukiman dan penyediaan level pemasaran dan Gigs UMKM

4 programme dilanjutkan di programme 2026:

1. Perpanjangan jangka waktu pemanfaatan PPh Final 0,5% bagi Wajib Pajak UMKM Tahun 2026 serta Penyesuaian Penerima PPh Final 0,5% bagi Wajib Pajak UMKM

2. Perpanjangan PPh 21 DTP --> untuk Pekerja di Sektor terkait Pariwisata (APBN 2026)

3. PPh Pasal 21 DTP - untuk Pekerja di Industri Padat Karya (APBN 2026)

4. Program Diskon luran JKK dan JKM untuk semua penerimaBukan Penerima Upah (BPU)

5 Program Penyerapan Tenaga Kerja

1. Operasional KDKMP (Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih)

2. Replanting di Perkebunan Rakyat

3. Kampung Nelayan Merah Putih

4. Revitalisasi Tambak Pantura

5. Modernisasi Kapal Nelayan

Read Entire Article









close
Banner iklan disini