Lokataru Sebut Polisi Berjanji Lepaskan 600 Demonstran Malam Ini

6 months ago 4

DIREKTUR Lokataru Foundation Delpedro Marhaen mengatakan ada ratusan demonstran yang ditangkap oleh polisi dalam aksi unjuk rasa hari ini. Para pendemo tersebut ditangkap dari berbagai titik aksi.

Delpedro mengatakan dirinya telah menemui langsung pihak kepolisian dan meminta ratusan pendemo tersebut segera dibebaskan. "Polisi janji malam ini juga semuanya langsung dibebaskan," kata Delpedro kepada Tempo ketika ditemui Kamis malam, 28 Agustus 2025.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut perkiraan Delpedro, ada sekitar 600 demonstran yang ditangkap oleh aparat kepolisian. Hingga saat ini keseluruhan demonstran masih ditahan di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. 

Berdasarkan pantauan Tempo di lokasi penahanan, beberapa demonstran tampak telah berstatus lanjut usia (lansia). Selain itu ada pula beberapa pendemo lain yang terlihat menderita luka bonyok di wajah. 

Sebelumnya diketahui polisi telah meringkus 276 pelajar hingga siang tadi. “Dari 276 pelajar yang dicegah itu, mereka (mengaku) dapat informasi dari tiga kanal sosial media yang berisi ajakan demonstrasi," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi, Kamis.

Menurut Ade, sebagian besar pelajar tersebut masih mengenakan seragam sekolah, dan sebagian lainnya menggunakan jaket ataupun hoodie. Dia mengatakan beberapa dari pelajar itu ada yang berasal dari Cirebon, Bekasi, Indramayu, hingga Serang, Banten.

Berdasarkan pantauan Tempo di sekitar jalan Gatot Subroto, tampak puluhan pelajar dihentikan ketika menuju ke arah gedung DPR/MPR. Mereka ditangkap secara serta-merta dan kemudian dibawa masuk ke Markas Polda Metro Jaya. 

Puluhan pelajar tersebut dihentikan secara paksa dengan kendaraan bermotor mereka yang sedang melaju. Beberapa dari pelajar tersebut bahkan sampai terjatuh dari motornya hingga harus berjalan pincang.

Pada pagi hari menjelang aksi, kepolisian juga melakukan penangkapan terhadap dua pelajar di country kolong flyover Slipi-Grogol. "Tiga diamankan, dua di antaranya anak sekolah," kata salah satu polisi ketika dikonfirmasi oleh Tempo

Menurut keterangan polisi tersebut, ketiga orang yang diamankan itu akan didata terlebih dahulu identitas mereka. "Tapi dipastikan mereka tidak membawa senjata tajam," ucap aparat yang tidak ingin disebutkan namanya itu. 

Polisi juga mengamankan sekelompok pelajar di country Stasiun Palmerah. Anak-anak tersebut tampak masih menggunakan seragam sekolah dan diduga ingin bergabung dengan massa aksi untuk berdemonstrasi. 

Dalam salinan foto yang diterima Tempo, tampak sekitar lima hingga 10 pelajar dikumpulkan oleh aparat kepolisian. "Tadi ada juga yang mencoba lari, tapi dikejar dan ditangkap," kata Abdul, 21 tahun, salah satu penumpang kereta kepada Tempo

Read Entire Article









close
Banner iklan disini