Kondisi Terkini di Depan Gedung DPR, Sampah Berserakan dan Masih Terasa Gas Air Mata

6 months ago 4

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah personel TNI masih berjaga di depan gedung DPR, Sabtu (30/08/2025). Informasi yang dihimpun, sampah-sampah dari demonstran, terlihat berserakan di depan gerbang utama gedung DPR.

Sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mulai membersihkan sampah. Terdapat sekira sembilan orang petugas PPSU Kelurahan Gelora yang membersihkan country depan gerbang utama kompleks parlemen.

Selain petugas PPSU, sejumlah petugas kebersihan dari kompleks parlemen juga tampak membersihkan country depan gerbang utama Gedung DPR.

Satu portion forklift berwarna hijau turut dikerahkan untuk mengangkat barikade batu di lokasi tersebut.

Selain sampah, imbas sisa state aerial juga masih terasa di depan DPR. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta mengerahkan satu portion mobil pemadam kebakaran untuk menyemprotkan air.

Sisa state aerial mata masih terasa hingga membuat mata perih dan bersin-bersin di dekat pintu sebelah kiri dari gerbang utama DPR RI.

Sedangkan di depan gerbang utama DPR, sisa state aerial mata tidak terasa sama sekali.

Sebelumnya, terjadi sejumlah aksi unjuk rasa di Jakarta, termasuk di depan gerbang utama DPR RI.

Namun pada Kamis (28/8) malam, Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek daring, meninggal dunia akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri di tengah kericuhan antara demonstran dan petugas kepolisian di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat,.

Kericuhan di Pejompongan tersebut terjadi setelah berbagai elemen masyarakat yang menggelar unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dipukul mundur oleh polisi.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim pada Jumat (29/8) dini hari mengungkapkan bahwa ada tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dan berada di dalam rantis tersebut, dan mereka kini masih dalam proses pemeriksaan.

Insiden yang menewaskan Affan tersebut memicu unjuk rasa susulan yang melibatkan ratusan anggota masyarakat dan sejawat pengemudi ojek daring di depan Mako Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri di Jakarta, Jumat (29/8) mengungkapkan tujuh nama anggota Brimob yang diduga berada dalam rantis yang melindas Affan Kurniawan hingga meninggal dunia, yakni Aipda M Rohyani, Briptu Danang, Bripda Mardin, Baraka Jana Edi, Baraka Yohanes David, Bripka Rohmat, dan Kompol Cosmas Kaju. Dikutip dari Antara.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini