Liputan6.com, Jakarta Nur Khairiyah begitu anggun dalam balutan jilbab dan pakaian serba putih. Senyumnya alami. Tidak bisa dipungkiri, hari ini hatinya sedang berbunga-bunga. Kisah cintanya memasuki lembaran baru.
Nur bersanding dengan sosok yang menjadi tambatan hati. Dialah Joey Eric. Pria yang selama ini memenuhi ruang rindunya. Meski usia keduanya hanya terpaut satu tahun, Joey berusia 27 tahun sedangkan Nur 26 tahun, namun tidak menyurutkan langkah suci membangun bahtera rumah tangga.
Keduanya melangsungkan akad nikah di Masjid Istiqlal. Meja kecil berlapis kain putih menjadi saksi bisu ketika Joey mengucap ijab kabul. Senda gurau dan tawa menjadi bumbu romantis dalam momen sakral tersebut. Kini keduanya telah sah
Muda-mudi ini sama sekali tidak pernah membayangkan akan menikah secara massal di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Awalnya, mereka hanya berencana menikah sederhana di Kantor Urusan Agama (KUA), namun tawaran dari pihak KUA membuka jalan lain.
Keduanya resmi menikah bersama 99 pasangan muda-mudi yang memadati Masjid Istiqlal, untuk ikut pernikahan massal yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) pada Kamis pagi (4/9/2025).
“Ketua KUA nawarin ada acara nikah massal 4 September. Ya udah, kita pikir bagus juga, akhirnya sepakat ikut,” kata Nur saat ditemui usai prosesi.
Pasangan asal Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini sudah saling mengenal sejak masa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Meski rumah mereka terpaut jarak, kisah cinta itu bertahan hingga pelaminan.
Joey dan Nur juga mengaku keluarga dari kedua belah pilah sepenuhnya mendukung keputusan untuk menikah sederhana. Keduanya sama-sama visioner, mereka mementingkan kebutuhan pasca-menikah ketimbang menghabiskan banyak uang di hari H.
Sehari-hari, Joey bekerja sebagai staf administrasi di Central Park. Sementara Nur bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG) di sebuah mal di kawasan Cilandak Town Square (Citos).
“Karena kebutuhan ke depan masih banyak. Jadi kita pikir lebih baik dana difokuskan buat tabungan, beli rumah, dan masa depan anak nanti,” jelas Joey.
Mahar yang mereka pilih pun sederhana, cincin seberat lima gram. Total biaya pernikahan pun minim, hanya sekitar Rp2 juta, itu pun sudah termasuk untuk membayar rias dan gaun yang Nur beli secara online.
Kendati dibeli secara online, Nur tetap tampil anggun dengan gaun putih sederhana tanpa item mewah dan payet berkilau. Gaun putih itu seolah menjadi simbol kesederhanaan momen pernikahan yang mereka pilih.
Meski sederhana, momen sakral itu tetap penuh haru. Nur mengaku deg-degan saat prosesi ijab kabul berlangsung di tengah ratusan pasangan lain. “Harunya dapat, deg-degannya juga. Apalagi ini nikahannya ramai,” ujarnya.
Prosesi akad sendiri hanya dihadiri keluarga inti. Dari pihak Nur, hadir ibu dan kakaknya dengan pernikahan dibantu wali hakim karena ayah Nur telah berpulang. Sementara dari pihak Joey hanya hadir dua anggota keluarga.
Usai akad, Joey dan Nur berencana menggelar syukuran kecil di rumah dengan keluarga inti. Nurul bilang, tak akan ada resepsi pernikahan dengan ribuan tamu di gedung megah yang bakal dihelat usai dari Istiqlal.
“Enggak ada pesta besar-besaran. Paling selamatan kecil aja. Kalau pesta pernikahan mahal-mahal buat apa, kan dibuang-buang. Lebih baik buat kehidupan selanjutnya,” kata Nur.
Menariknya, dalam programme nikah massal ini, setiap pasangan juga mendapat dukungan berupa tabungan modal usaha sebesar Rp2 juta. Bagi Joey dan Nur, dana tersebut akan menjadi langkah awal untuk merintis usaha bersama.
.png)
6 months ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4023003/original/099779700_1652589008-20220515-kawasan-Puncak-dipadati-pengunjung-ARBAS-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395852/original/059565400_1761719504-IMG_1230.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256737/original/089202700_1750249802-33283e84-b51c-45ad-88b7-d109fe5b77cd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448086/original/075231200_1765984744-Banner_Infografis_Fakta_IPO_H.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1445503/original/058978900_1482662656-20161225--Kemacetan-Mengular-Menuju-Ragunan-Jakarta--Helmi-Afandi-06.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/776660/original/052966400_1417978317-Pohon-Tumbang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442683/original/005284800_1765564258-IMG_6625.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423875/original/035710600_1764118547-WhatsApp_Image_2025-11-25_at_22.04.57__2_.jpeg)


/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



