Kesaksian Didin Akui Lihat Langsung Temannya Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Mobil Rantis Brimob

6 months ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Kesaksian datang dari seorang pengemudi ojek online (pengemudi ojol) di Pejompongan, Jakarta Pusat (Jakpus) Kamis malam (28/8/2025).

Dia turut menyaksikan rekannya yang sama-sama operator ojol, Afan Kurniawan (30), tewas setelah terlindas Mobil Barakuda Brimob. Didin Indrianto, rekan sesama operator ojol mengaku melihat langsung kejadian itu.

"Betul, ada videonya ada, pas disamping saya. Pas kejadian ada di lokasi. (Kejadian) sebelum lampu merah penyebrangan," ujar Didin kepada wartawan, Kamis (28/8/2025).

Dia mengatakan, korban diduga terpeleset saat mencoba menyeberang di antara kerumunan massa. Ia kemudian terjatuh di jalur lintasan barakuda Brimob, namun kendaraan itu terus melaju.

"Mungkin dia shock, panik juga, jadi jatuh, mungkin polisi yang di dalam mobil ga tau atau gimana, main lindes aja," cerita Didin.

Dia mengatakan, massa sempat berteriak memberi isyarat bahwa ada orang di bawah kendaraan, tetapi tidak digubris.

"Sempet ditahan kok sama massa, bahwa itu ada gojek dibawah itu, tapi tetep ga digubris, dilindes abis sama dia sampe prohibition depan prohibition belakang," ucap Didin.

Tubuh Afan langsung diangkat rekan-rekannya ke centrifugal dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Namun takdir berkata lain, nyawanya tak tertolong.

"Sempat melihat korban orang saya sampe merinding, ga bisa bergerak itu orang. Langsung di bawa ke atas motor, di bawa ke RSCM. dan dapat kabar udah ga ada tu orang meninggal dunia," terang Didin.

Usai insiden itu, massa ojol marah. Mobil rintis Brimob sempat dikejar hingga ke arah pusat perbelanjaan promenade Kota Kasablanka (Kokas) lalu kabur masuk tol.

"Sempat dikejar-dikejar sampai ke Kokas dikejar. Cuma karena hujan, jadi enggak banyak, dia tau-tau masuk ke tol," tandas Didin.

Polda Metro Jaya menyiapkan 4.531 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan aksi unjuk rasa buruh pada hari Kamis (28/8/2025). Demo akan terpusat di Istana Negara, Mahkamah Konstitusi, dan Gedung DPR RI.

Pengemudi Ojol Datangi Mako Brimob Kwitang Jakpus Buntut Insiden Terlindas Mobil Rantis

Sebelumnya, sejumlah pengemudi ojek online (pengemudi ojol) mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus). Hal itu buntut insiden seorang pengemudi ojol yang terlindas Mobil Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis malam (28/8/2025).

"Mereka sih mendesak agar pihak kepolisian khususnya Brimob ya, anggota polri khususnya Brimob ini untuk bertanggungjawab atas kejadian ini," kata Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto saat dihubungi, Kamis malam (28/8/2025).

Aksi geruduk ini dipicu tewasnya Afan. Dia mengatakan, Afan terpeleset saat berusaha menyeberang ditengah kericuhan demo 28 Agustus 2025. Mobil barakuda yang melaju tidak berhenti dan akhirnya melindas tubuh korban.

"Sebetulnya ini kan ada mobil barakuda Brimob ini berjalan di tengah dengan kecepatan ini ya. Nah, sepertinya almarhum ini ingin menyeberang dari sebelah kiri ke sebelah kanan, namun terpeleset di tengah," terang Andi.

"Terpeleset di tengah, akhirnya terlindas seperti itu. Nah, saat terlindas ini harusnya kan mobil barakuda itu mundur, tapi itu tidak mundur, karena mungkin juga massa juga bergerak menuju mobil tersebut, hingga akhirnya ya mau tidak mau barakuda itu melanjutkan perjalanannya," sambung dia.

Usai kejadian itu, sebagian pengemudi ojol diburu hingga akhirnya dikejar massa hingga masuk ke Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.

"Betul ya, dikejar hingga masuk ke Mako Brimob, Kwitang," tandas Andi.

Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional Beberkan Kronologi Pengemudi Tewas Ditabrak Mobil Barakuda Brimob

Kericuhan demo DPR, di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) memakan korban jiwa. Seorang pengemudi ojek online bernama Afan Kurniawan tewas setelah terlindas Mobil Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto, membenarkan kabar duka tersebut.

"Iya betul. Satu yang sudah meninggal di RSCM, itu dari operator Gojek yang terlindas mobil Barakuda Brimob tadi," kata Andi saat dihubungi, Kamis malam.

Dia mengatakan, Afan tewas setelah terpeleset saat berusaha menyeberang di tengah kericuhan. Mobil barakuda Brimob yang melaju tidak berhenti dan akhirnya melindas tubuh korban.

"Sebetulnya ini kan ada mobil barakuda ini berjalan di tengah dengan kecepatan ini ya. Nah, sepertinya almarhum ini ingin menyeberang dari sebelah kiri ke sebelah kanan, namun terpeleset di tengah," ujar dia.

"Terpeleset di tengah, akhirnya terlindas seperti itu. Nah, saat terlindas ini harusnya kan mobil barakuda itu mundur, tapi itu tidak mundur, karena mungkin juga massa juga bergerak menuju mobil tersebut, hingga akhirnya ya mau tidak mau barakuda itu melanjutkan perjalanannya," sambung dia.

Insiden itu memicu kemarahan rekan-rekan ojol. Massa ojol sempat mengejar kendaraan taktis tersebut hingga masuk ke Mako Brimob, Kwitang.

"Hingga detik ini kawan-kawan masih ada yang di Brimob, ada yang merapat di Mako Brimob, di Kwitang. Mereka sih mendesak agar pihak kepolisian khususnya Brimob untuk bertanggung jawab atas kejadian ini," ucap dia.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini