Kata Formappi Terkait Demo, Sesalkan DPR Tak Hadapi Massa

6 months ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai, DPR bersikap tidak bijak karena tak merespons aksi demo Senin 25 Agustus 2025, demo 28 Agustus 2025, dan pada hari ini, Jumat (29/8/2025).

Dia menyebut, selama empat hari massa mendatangi kompleks parlemen, tak sekalipun DPR sebagai lembaga menjumpai massa atau sekadar memberikan tanggapan resmi atas tuntutan yang disuarakan pendemo.

"Respons yang muncul justru adalah pernyataan konyol anggota DPR Sahroni yang mendukung aparat untuk menangkap pendemo yang anarkis dan di bawah umur," kata Lucius, Jumat (29/8/2025).

Menurut dia, tuntutan massa jelas berpusat pada DPR karena berkaitan dengan tunjangan dewan yang dinilai terlalu tinggi.

"Alasannya karena tunjangan DPR dinilai terlalu tinggi sedangkan rakyat kebanyakan sedang kesulitan secara ekonomi. Tujuan aksi demonstrasi agar tunjangan-tunjangan tak masuk akal itu dibatalkan sekaligus mendorong DPR untuk lebih peduli pada rakyat," terang Lucius.

Lucius menyayangkan DPR yang memilih menghindar dari rakyat. Ia menyebut, rapat-rapat bahkan ditiadakan agar anggota DPR tidak berhadapan langsung dengan massa.

"Bagaimana bisa DPR justru memilih untuk menghindar. Rapat-rapat ditiadakan agar anggota tidak berhadapan langsung dengan massa. Ini sungguh sebuah pilihan yang boleh dibilang agak 'pengecut'," ucap dia.

Lucius menegaskan, aksi massa ini murni ditujukan kepada DPR, bukan pihak lain. Karena itu, seharusnya DPR bertanggung jawab penuh untuk menghadapi tuntutan rakyat.

"Bagaimana bisa DPR sebagai wakil rakyat justru takut dengan rakyatnya sendiri. Siapa sesungguhnya anggota-anggota DPR ini. Bagaimana bisa mereka mengaku wakil rakyat, tetapi tak mau bertemu dengan rakyat?," terang dia.

Jelang aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPR, pasukan Brimob mulai disiagakan di kawasan Flyover Senayan, Jakarta, Kamis pagi. Puluhan personel bersenjata lengkap diterjunkan, termasuk pasukan bermotor hingga satu portion h2o cannon.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini