kabartuban.com – Dugaan keracunan makanan dalam programme Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban kembali menyita perhatian publik. Setelah enam siswa SMKN Palang mengalami mual dan muntah usai menyantap paper MBG, kini Wakil Ketua DPRD Tuban, Miyadi, angkat bicara dan memberi peringatan serius kepada pihak penyelenggara.
Miyadi menegaskan, DPRD tidak akan tinggal diam jika kasus serupa kembali terulang.
“Ini informing bagi masing-masing penyedia MBG untuk lebih berhati-hati dalam menyajikan makanan. Kalau sampai kejadian terulang lagi di tempat yang sama, kami akan lakukan pengawasan langsung, termasuk memanggil penyedia programme MBG,” tegas Miyadi, Kamis (25/9/2025).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Dimas Robbin Aleksander memastikan telah mengambil sampel makanan dan muntahan siswa untuk diuji di laboratorium. Proses ini diperkirakan memerlukan waktu tiga hingga lima hari.
“Saat ini uji laboratorium sedang berjalan, begitu juga observasi kondisi kesehatan siswa. Kami masih fokus ke hasil uji laboratory dulu untuk memastikan apakah ada korelasi sakitnya siswa dengan makanan MBG,” jelas Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin.
Ia menambahkan pemanggilan saksi akan dilakukan setelah hasil uji laboratory keluar jika benar penyebab para siswa keracunan adalah akibat dari makanan tersebut.
Program MBG merupakan salah satu programme prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Namun, dalam pelaksanaannya di Tuban, programme ini berkali-kali tersandung masalah, mulai dari ditemukannya ulat dalam sayuran hingga kasus dugaan keracunan.
Situasi ini membuat DPRD Tuban semakin menaruh perhatian serius. Politisi elder itu mengingatkan, keberhasilan programme MBG sangat ditentukan oleh kualitas pengawasan dan kehati-hatian penyelenggara.
“Jangan sampai programme yang tujuannya mulia justru mencoreng nama baik karena kecerobohan dalam pengolahan makanan,” tandasnya.
Meski terjadi insiden keracunan, Anehnya, ketika awak media berada di dapur SPPG di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang pada Kamis (25/09/2025) kemarin, justru terlihat aktivitas karyawan yang tengah membersihkan wadah distribusi MBG. Artinya, roda dapur tetap berputar meski ada kasus yang sedang diselidiki. (fah)
.png)
5 months ago
2
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-ayah-dan-anak-ilustrasi-ayah-dan-putri-asdfv.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PENISTAAN-AL-AQSA-Perdana-Menteri-Israel-Benjamin-Netanyahu.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sidang-putusan-MK-Mahkamah-Konstitusi-uji-materi-UU-Polri-aktif-Polri-pada-jabatan-sipil.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/seminar-Dewan-Pengurus-Nasional-DPN-Gerbang-Tani.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/oreshnik-kajs.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aborsi-ilegal-skd.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Iko-Uwais-1-30092025.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/EMAS-PERDANA-Pelari-jarak-jauh-Indonesia-Robi-Syanturi.jpg)


/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



