Kasus Mobil Rantis Brimob Lindas Pengemudi Ojol, Kadiv Propam: Pelaku Sudah Diamankan dan Diperiksa

6 months ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Propam Mabes Polri langsung turun tangan mengusut kasus pengemudi ojek online (pengemudi ojol) yang terlindas Mobil Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Kamis malam 28 Agustus 2025.

Oknum anggota Brimob, sopir barakuda yang melindas operator ojol Afan Kurniawan (30) hingga tewas, sudah diamankan dan kini sedang menjalani pemeriksaan.

Pemeriksaan dilakukan gabungan antara Propam Mabes Polri dengan Propam Korbrimob, namun langsung di bawah kendalinya sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam).

"Tentunya saat ini pelaku sudah kita amankan yang saat ini sementara dalam proses pemeriksaan yang dilakukan oleh gabungan antara Divisi Propam Mabes Polri dengan Propam Korps Brimob," ujar Kadiv Propam Irjen Pol Abdul Karim saat konferensi pers, Jumaf (29/8/2025).

"Karena pelaku ini merupakan satu asal dari brimob. Namun penanganan ini akan kita lakukan langsung di bawah kendali saya yaitu Divisi Propam Mabes Polri bekerjsama dengan Korps Brimob saat ini pelaku sudah diamankan dan dalam rangka proses pemeriksaan," dia menambahkan.

Abdul Karim berjanji kasus ini akan diusut secara tuntas dan transparan.

"Tentunya ini menjadi perhatian dari pimpinan kami dan organisasi kami untuk melakukan penindakan proses seadil-adilnya dan kita akan penanganannya setransparan-transparannya dengan melibatkan pihak eksternal nanti secara profesional, dan kita akan menginformasikan secara terus menerus terkait dengan permasalahan ini," ucap dia.

Terkait kejadian ini, Abdul Karim mengatakan, dirinya mengaku prihatin sekaligus menyampaikan belasungkawa atas tewasnya Afan yang dilindas mobil rantis Brimob.

"Pertama tama atas nama pribadi dan intitusi kami turut berduka cita atas terjadinya ojol meninggal," tandas dia.

Jelang aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPR, pasukan Brimob mulai disiagakan di kawasan Flyover Senayan, Jakarta, Kamis pagi. Puluhan personel bersenjata lengkap diterjunkan, termasuk pasukan bermotor hingga satu portion h2o cannon.

Kapolri Minta Maaf Insiden Mobil Rantis Lindas Pengemudi Ojol saat Kericuhan Demo

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas insiden pengemudi ojek online yang tewas setelah terlindas mobil Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Adapun, ini imbas kericuhan demo DPR, di Jakarta pada Kamis 28 Agustus 2025.

"Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," tutur Listyo saat dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, petugas kepolisian telah mencari keberadaan korban dan memerintahkan Propam Polri untuk menindaklanjuti perkara tersebut.

"Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban dan saya minta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut," ucap dia.

"Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban dan seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol," lanjut Listyo.

Pengemudi Ojol Datangi Mako Brimob Kwitang Jakpus Buntut Insiden Terlindas Mobil Rantis

Sejumlah pengemudi ojek online (pengemudi ojol) mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus). Hal itu buntut insiden seorang pengemudi ojol yang terlindas Mobil Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis malam 28 Agustus 2025.

"Mereka sih mendesak agar pihak kepolisian khususnya Brimob ya, anggota polri khususnya Brimob ini untuk bertanggungjawab atas kejadian ini," kata Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto saat dihubungi, Kamis malam 28 Agustus 2025.

Aksi geruduk ini dipicu tewasnya Afan. Dia mengatakan, Afan terpeleset saat berusaha menyeberang ditengah kericuhan demo 28 Agustus 2025. Mobil barakuda yang melaju tidak berhenti dan akhirnya melindas tubuh korban.

"Sebetulnya ini kan ada mobil barakuda Brimob ini berjalan di tengah dengan kecepatan ini ya. Nah, sepertinya almarhum ini ingin menyeberang dari sebelah kiri ke sebelah kanan, namun terpeleset di tengah," terang Andi.

"Terpeleset di tengah, akhirnya terlindas seperti itu. Nah, saat terlindas ini harusnya kan mobil barakuda itu mundur, tapi itu tidak mundur, karena mungkin juga massa juga bergerak menuju mobil tersebut, hingga akhirnya ya mau tidak mau barakuda itu melanjutkan perjalanannya," sambung dia.

Usai kejadian itu, sebagian pengemudi ojol diburu hingga akhirnya dikejar massa hingga masuk ke Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.

"Betul ya, dikejar hingga masuk ke Mako Brimob, Kwitang," tandas Andi.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini