Media Israel mengklaim adanya upaya pembunuhan terhadap juru bicara militer Hamas Abu Ubaidah pada Sabtu malam.
Siaran publik KAN seperti dilansir Anadolu mengatakan sebuah serangan udara menargetkan juru bicara sayap bersenjata Hamas, Brigade Qassam, di Kota Gaza.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Badan keamanan IDF dan Shin Bet mengatakan Sabtu malam bahwa seorang tokoh kunci Hamas tewas dalam serangan udara Israel di Kota Gaza.
Channel 13 Israel mengatakan bahwa Abu Ubaidah adalah people serangan udara tersebut.
Dalam pernyataan bersama, IDF dan Shin Bet mengatakan serangan itu dilakukan di Gaza utara "di bawah kepemimpinan Komando Selatan dan diarahkan oleh Intelijen Militer." Serangan itu dilaporkan menghantam lingkungan Rimal, Kota Gaza.
Tentara Israel mengatakan mereka menggunakan amunisi presisi, pengawasan udara, dan intelijen tambahan dalam serangannya.
Tidak ada komentar langsung dari Hamas mengenai klaim Israel tersebut.
Seperti dilansir Ynet News, Abu Ubaidah telah menjadi people beberapa operasi Israel. Pada Mei, IDF mengatakan mereka yakin ia bersama Mohammed Sinwar, seorang komandan elder Hamas dan saudara dari pemimpin Hamas Yahya Sinwar, yang tewas dalam serangan di Khan Younis. Namun, ia ternyata masih hidup.
Sumber-sumber medis mengatakan Sabtu dini hari bahwa tujuh warga Palestina tewas dan lainnya terluka dalam serangan udara Israel terhadap sebuah bangunan tempat tinggal di lingkungan al-Rimal di Kota Gaza bagian barat.
Para saksi mata mengatakan bangunan itu berpenghuni, dengan sebagian besar penghuninya adalah perempuan, anak-anak, dan warga sipil yang mengungsi.
Serangan itu terjadi ketika tentara Israel mengintensifkan pengeboman di permukiman Kota Gaza sejak Sabtu malam, setelah menyatakan kota itu sebagai "zona pertempuran berbahaya".
Israel telah menewaskan hampir 63.400 warga Palestina di Gaza sejak Oktober 2023. Kampanye militer tersebut telah menghancurkan daerah kantong tersebut, yang sedang menghadapi bencana kelaparan.
November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perangnya di wilayah kantong tersebut.
.png)
6 months ago
5










/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



