Hadapi Persaingan Bisnis, Industri Nasional Perlu Terapkan Praktik GCG 

6 months ago 3

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penerapan praktik bisnis berkelanjutan, termasuk tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) di industri nasional, dapat mendukung perusahaan menghadapi tantangan bisnis di tengah situasi ekonomi yang dinamis.

GCG merupakan sistem yang menerapkan prinsip-prinsip seperti keterbukaan (transparansi), akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran (fairness) dalam mengelola perusahaan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan semua pemangku kepentingan.

Baca juga: Ada Ancaman Turbulensi Ekonomi, OJK Dukung Penerapan GCG di Jasa Keuangan

Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan, penerapan bisnis berkelanjutan membuat perseroan lebih adaptif dan tangguh dalam menghadapi persaingan di industri semen nasional yang menantang, akibat kelebihan pasokan dan permintaan semen yang terkontraksi.

"Perseroan mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam seluruh kegiatan operasional dan proses bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi lingkungan dan sosial, termasuk pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya," papar Vita dikutip Sabtu (20/9/2025).

Vita menegaskan, penerapan GCG tidak semata-mata hanya untuk memenuhi kepatuhan terhadap regulasi, tetapi didasarikesadaran akan dampak positifnya terhadap keberlangsungan bisnis perusahaan.

"Penerapan GCG menjadi langkah strategis perseroan untuk mencapai pertumbuhan kinerja, sekaligus bentuk kontribusi dalam mendukung kemajuan ekonomi dengan menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan investasi di Indonesia," ujar Vita.

Baca juga: Bekali Calon Kepala Kantor OJK, Mendagri Jelaskan Dinamika Kepemimpinan Birokratis dan Teknokratik

Dalam komitmen dan disiplin dalam penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan termasuk tata kelola yang baik, Semen Indonesia meraih Best Sustainability and Resilience Award dan masuk dalam Top 50 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar (BigCap PLCs) dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD). 

The 16th IICD Corporate Governance Conference and Award 2025 yang mengangkat tema ”Building Resilience done Good Governance: Thriving successful Turbulent Times”, merupakan ajang rekognisi dan penghargaan bagi perusahaan yang telah menunjukkan komitmen terpuji dalam menerapkan praktik GCG. 

Penilaian dilakukan terhadap 200 emiten berdasarkan kapitalisasi pasar terbesar (Big Cap) dan menengah (Mid Cap) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berdasarkan metode penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).

"Ke depan, perseroan akan terus memperkuat komitmen dalam praktik GCG untuk mendorong pengelolaan perusahaan semakin profesional, efisien, dan efektif,” ujar Vita.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini