Erick Thohir Tak Mau Jawab Soal Pemecatan Patrick Kluivert Usai Konferensi Pers di Kemenpora

5 months ago 3

Erick Thohir menolak berkomentar soal pemecatan Patrick Kluivert saat ditanya wartawan seusai konferensi pers anggaran SEA Games 2025 di Kemenpora.

16 Oktober 2025 | 22.40 WIB

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir saat menjelaskan rencana pengiriman 700-800 atlet ke SEA Games 2025 di Thailand, di Kemenpora, Jakarta, pada Kamis, 16 Oktober 2025. Tempo/Ihsan Reliubun

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir saat menjelaskan rencana pengiriman 700-800 atlet ke SEA Games 2025 di Thailand, di Kemenpora, Jakarta, pada Kamis, 16 Oktober 2025. Tempo/Ihsan Reliubun

ERICK Thohir yang menjabat sebagai Menteri Pemuda dan olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI, menolak untuk menjawab pertanyaan awak media soal pemecatan Patrick Kluivert dari jabatan pelatih Timnas Indonesia, seusai konferensi pers di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kamis malam, 16 Oktober 2025.

"Oh, enggak. Saya enggak mau jawab. Ini Kemenpora," kata Erick, saat konferensi pers soal persiapan anggaran SEA Games 2025 di Kemenpora.

Sebelum konferensi pers itu, PSSI mengumumkan pemecatan Kluivert menyusul kegagalannya membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Skuad Garuda dipastikan gagal setelah kalah dalam dua pertandingan putaran keempat babak kualifikasi zona Asia. Setelah kalah 2-3 melawan Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada 9 Oktober, Jay Idzes dan rekan-rekannya kalah 0-1 dari Irak di stadion yang sama tiga hari kemudian.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Erick menolak menjelaskan alasan soal pemecatan Kluivert dan para asistennya. "Untuk yang bola, jangan hari ini. Ya, karena ini kan tempatnya enggak pas. Kasih waktu saya dua hari," katanya.

Dalam kesempatan berbeda, Erick sudah memberikan komentarnya mengenai pemecatan Kluivert melalui unggahan di akun Instagram-nya, tak lama berselang setelah PSSI membagikan pengumuman keputusannya itu di website resmi Federasi Sepak Bola Indonesia sekitar pukul 12.00 WIB, Kamis. 

Erick menuliskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap progres Timnas Indonesia serta sejumlah people untuk Garuda ke depan, di antaranya naik ke peringkat 100 besar dunia di rangking FIFA, Piala Asia 2027, dan Piala Dunia 2030. "Kami akan melakukan evaluasi dan menentukan people bagi Timnas Indonesia," tulisnya di akun Instagram @erickthohir.

Selama menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia, Kluivert mencatat delapan pertandingan Garuda. Hasilnya, tiga kemenangan, satu hasil seri, dan empat kekalahan. Tiga kemenangan ini terjadi dua kali di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain (1-0) dan Cina (1-0), serta sekali atas Taiwan (6-0) di pertandingan persahabatan dalam FIFA Match Day. 

Satu laga berakhir seri tanpa gol ketika melawan Lebanon di FIFA Match Day. Sisanya, empat laga berakhir dengan kekalahan yang semuanya di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia (1-5), Jepang (0-6), Arab Saudi (2-3), dan Irak (0-1).

Catatan Delapan Pertandingan Timnas Indonesia di Bawah Patrick Kluivert:

Pertandingan Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia

20 Maret 2025: Australia vs Indonesia (5-1)
25 Maret 2025: Indonesia vs Bahrain (1-0)
5 Juni 2025: Indonesia vs Cina (1-0)
10 Juni 2025: Jepang vs Indonesia (6-0)

FIFA Match Day 

5 September 2025: Indonesia vs Taiwan (6-0)
8 September 2025: Indonesia vs Lebanon (0-0)

Pertandingan Grup B Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia

9 Oktober 2025: Indonesia vs Arab Saudi (2-3)
12 Oktober 2025: Indonesia vs Irak (0-1)

Pilihan Editor: PSSI Pecat Patrick Kluivert

Ihsan Reliubun

Menjadi wartawan Tempo sejak 2022. Meliput isu seni dan budaya hingga kriminalitas. Lulusan jurnalistik di Institut Agama Islam Negeri Ambon. Alumni pers mahasiswa Lintas.

Saling Sikut Makan Bergizi

PODCAST REKOMENDASI TEMPO

Read Entire Article









close
Banner iklan disini