Demo Mahasiswa di Polda Metro, Mobil Provost Hancur Diamuk Massa

6 months ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Massa unjuk rasa dari mahasiswa mulai memadati gerbang Polda Metro Jaya yang berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Bukan cuma di gerbang Gatot Subroto, massa juga mengepung kantor polisi tersebut di sisi Jalan Sudirman.

Mobil sedan bertuliskan Provost Polda Metro Jaya menjadi bulan-bulanan massa. Kacanya hancur hingga kap mobil penyok dirusak massa.

Mereka melakukan aksi demo menuntut tujuh anggota yang berada di dalam mobil rantis Brimob penabrak ojek online atau ojol, Affan Kurniawan hingga tewas saat momen demonstrasi di sekitaran DPR RI.

Pantauan Liputan6.com, Jumat (29/8/2025), hingga pukul 15.35 WIB, massa aksi dari mahasiswa semakin ramai. Mereka bahkan memaksa untuk menutup Jalan Gatot Subroto, hingga hanya dapat dilewati satu baris kendaraan saja.

Jalan Sekitar Polda Macet

Massa meluapkan kekesalan dan kekecewaan di hadapan anggota polisi yang berjaga secara langsung. Mereka memaki dan melontarkan berbagai kalimat kasar sebagai bentuk kegeraman atas peristiwa kematian Affan Kurniawan.

Diketahui, massa aksi mahasiswa terpecah tidak hanya di gerbang Gatot Subroto, namun juga pintu Jalan Jenderal Sudirman.  Bahkan, Mabes Polri juga dikabarkan turut menjadi sasaran penggerudukan mahasiswa dan ojol. 

Adapun lalu lintas di Jalan Gatot Subroto menjadi macet, imbas penutupan jalan paksa oleh mahasiswa.

Demo Mako Brimob Kwitang

Ribuan pengemudi ojek online (Ojol) juga melakukan unjuk rasa ke Mako Brimob di Kwitang, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Massa sempat melempari batu dan menembakkan petasan ke petugas yang berjaga di depan pintu gerbang.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, aksi saling dorong terjadi antara massa dan petugas Polri dan TNI yang berjaga. Tak lama berselang, ada sejumlah massa yang melempari petugas dengan batu.

Ternyata tidak cuma batu, petugas juga dilempari botol dan ditembakkan kembang api oleh sejumlah aksi unjuk rasa.

Petugas yang memblokade di depan pintu masuk sempat tak membalas. Namun setelah sekitar 30 menit, petugas akhirnya membalas serangan dengan menembakkan state aerial mata.

Setelah itu, ribuan massa pun langsung kocar kacir ke arah flyover Pasar Senen. Hingga pukul 15.00 WIB, massa masih bertahan di sekitar persimpangan Senen. 

Liputan6.com masih terus memantau kondisi para massa yang didominasi berjaket ojek online tersebut. Sirine ambulans silih berganti keluar masuk ke dalam kerumunan massa.

Belum diketahui, ada atau tidaknya aksi unjuk rasa yang terluka. Hingga Pukul 15.15 WIB, aksi demonstrasi masih terus berlangsung.

Ivan, salah seorang operator Gojek asal Cikarang, Kabupaten Bekasi mengatakan, massa berasal dari berbagai lokasi. 

Mulai dari iring-iringan pemakaman pengemudi online Affan Kurniawan korban rantis Brimob di Pejompongan, hingga kelompok mitra operator ojol lain. 

"Ada juga yang dari Otista (Jakarta Timur), Kelapa Dua (Depok) juga," kata Ivan yang turut ikut dalam rombongan, saat berbincang dengan Liputan6.com.

Mereka berkumpul di Mako Brimob Kwitang karena hendak menuntut kematiaan Affan Kurniawan yang Tewas dilindas kendaraan rantis Brimob pada kericuhan demo di DPR, Kamis (28/8/2025).

Read Entire Article









close
Banner iklan disini