Dari Balik Megahnya Gedung Jakarta, Ada Kisah Affan Kurniawan dan Rumah Kontrakan Kecil di Gang Sempit

6 months ago 8

Liputan6.com, Jakarta Kabar duka itu menyebar melalui pengeras suara Masjid Jami' Al-Falah. Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dilindas rantis Brimob tinggal di sebuah pack sempit di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Gang kecil di Menteng yang dulunya sering dilewati sosok berjaket hijau itu kini terasa sunyi. Suara acquainted centrifugal Honda Beat dan tampilan jaket hijau yang biasa terlihat hilir mudik tak akan pernah muncul lagi. 

Muri, yang sempat melihat video kejadian di ponselnya, awalnya tak percaya. "Saya lihat video di HP. Saya kayak kenal. Saya bilang ini kayak Affan. Tapi saya diam dulu karena simpang siur. Baru setelah ada kabar dari saudara saya di Cipto, saya yakin." 

Kini, pack sempit di Jalan Lasem kehilangan sosok yang selalu pulang dengan senyuman lelah namun puas, membawa hasil jerih payah untuk keluarga kecilnya. Jaket hijau itu tak akan pernah lagi tergantung rapi di hanger kamar kontrakan. Affan Kurniawan telah pulang untuk terakhir kalinya.

Rumah Kontrakan Kecil dengan Banyak Cerita

Affan dan keluarga menghuni sebuah kontrakan kecil berukuran 3x12 meter. Kontrakan kecil yang dihuni Affan itu, berdiri persis di balik gemerlap gedung-gedung tinggi ibu kota. Di sanalah Affan menjalani hari-harinya bersama lima anggota keluarga.  

Sehari-hari, Affan dikenal tak neko-neko. Dia Pendiam, pekerja Keras, dan tulang punggung keluarga. “Affan itu kesehariannya pendiam aja, nggak neko-neko,” kata Paman Affan, Tholib.

Affan adalah sosok selalu membawa kebahagiaan bagi orang-orang terdekatnya. Akim (21), sahabat saat masih duduk di bangku SMP mengenang Affan sebagai sosok yang ceria dan royal. 

“Affan tuh orangnya seru dan asik, ceria banget. Kalau saya nggak punya duit, dia suka ngebeliin jajan saya duluan,” kata Akim.

Akim menyebut, hobi Affan juga sederhana. Affan gemar bermain bola bersama teman-temannya. 

“Kita pernah mabar bola bareng. Orangnya enggak pernah cari masalah, tapi kalau ada yang ganggu dia berani,” kata Akim.

Affan Hanya Antar Makanan

Affan lahir di Tanjung Karang, Lampung pada 2004. Dia menghembuskan napas terakhir di usia 21 tahun. Kamis malam, 28 Agustus 2025, Affan menjadi korban tabrak dan lindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Padahal, saat itu Affan cuma sedang antar pesanan makanan. 

“Ini antar pesanan makanan, cuma jalanan itu ditutup akhirnya dia jalan kaki. Motornya saja sampai sekarang belum ketahuan dia taruhnya di mana,” kata Paman Affan, Tholib. 

Tholib menegaskan, Affan tidak pernah bilang akan ikut demo. “Enggak ada kabar kalau dia mau ikut demo. Emang dia pas keluar itu dapat orderan antar makanan,” katanya.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini