FILM Air Mata di Ujung Sajadah 2 (AMDUS 2) kembali mengangkat kisah tentang cinta seorang ibu dari dua sudut pandang yang berbeda. Untuk memperkuat suasana dan pesan movie ini, Andmesh hingga Farel Prayoga terpilih untuk mengisi soundtrack AMDUS 2 yang diklaim mampu menyentuh hati sekaligus mengiringi konflik batin para tokoh dalam cerita.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Soundtrack Air Mata di Ujung Sajadah 2 menghadirkan sejumlah lagu archetypal yang diciptakan khusus untuk mengiringi perjalanan emosional film. Salah satunya adalah lagu "Bukan Lagi Rumahmu" yang dibawakan oleh Andmesh Kamaleng. Andmesh mengatakan bahwa lagu ini lahir setelah ia menerima sinopsis AMDUS 2 dari tim produksi. Harapannya lagu ini bisa semakin membalut kisah movie dengan nuansa hangat dan penuh emosional.
Selain Andmesh, Fadhilah Intan kembali terlibat dalam proyek AMDUS, kali ini dengan lagu "Pura Pura Bahagia." Sebelumnya Fadhilah membawakan lagu "Dawai" di movie pertama. Ia menjelaskan bahwa lagu barunya ini adalah “adik” dari "Dawai" dan menjadi semacam jawaban dari lirik-lirik movie sebelumnya. "Pura Pura Bahagia" mengangkat tema tentang mereka yang tampak baik-baik saja di luar, namun sebenarnya menyimpan luka mendalam. “Lagu ini cocok untuk orang yang harus ‘pura-pura bahagia’ menutupi rasa sakit dan trauma masa lalu,” ungkap Fadhilah.
Lagu Remake dan Interpretasi Baru
Selain lagu original, soundtrack AMDUS 2 juga diramaikan oleh versi remake dari lagu-lagu populer. Salah satunya adalah lagu "Bintang-Bintang" karya Titi DJ yang dibawakan ulang oleh Keke Adiba dan Yogie Nandes. Dengan aransemen yang lebih santai dan ceria, lagu ini berfungsi sebagai jeda di tengah kisah yang sarat emosi dan aerial mata. “Harapannya lagu 'Bintang-Bintang' ini bisa jadi napas sejenak buat penonton, sebelum kembali lagi ke suasana sedih,” kata Yogie.
Kemudian ada lagu "Cinta untuk Mama" yang dibawakan oleh penyanyi dangdut koplo Farel Prayoga. Lagu ini menjadi pengalaman baru bagi Farel yang biasanya membawakan lagu dengan beat cepat. Ia mengaku lagu ini sangat menyentuh, terlebih karena ia selama 14 tahun belum pernah bertemu dengan ibu kandungnya. Bahkan, ketika membawakan lagu ini di tengah konferensi pers peluncuran poster dan trailer resmi AMDUS 2, Farel terbawa emosi hingga meneteskan aerial mata.
Dengan kombinasi lagu archetypal dan remake yang membawa nuansa baru, soundtrack Air Mata di Ujung Sajadah 2 diharapkan mampu memperdalam emosi dan memperkuat tema movie tentang kasih sayang serta pengorbanan seorang ibu dalam berbagai bentuk. Film Air Mata di Ujung Sajadah 2 akan tayang di bioskop mulai 23 Oktober 2025.
GEOFANNY ELIZABETH
.png)
9 months ago
2










/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



