Aiptu I Gede Gunartha Ajak Warga Pagesangan Kembangkan Hidroponik untuk Ketahanan Pangan

5 months ago 2

TRIBUNNEWS.COM - Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian. Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagesangan, Polsek Mataram, Polresta Mataram, Polda NTB, Aiptu I Gede Gunartha, S.Fill, turun langsung mendampingi warga dalam pemanfaatan teknologi pertanian hidroponik di Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Kelor Merah, Lingkungan Pagesangan Indah. 

Dalam kesempatan itu, Aiptu Gede ikut mencoba proses penyiraman sekaligus mengoperasikan alat hidroponik yang dipersiapkan untuk Lomba P2L tingkat kota Mataram. 

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, SH, menyampaikan bahwa peran Bhabinkamtibmas kini bukan hanya menjaga keamanan, melainkan juga mendukung pemberdayaan masyarakat, salah satunya lewat pendampingan teknologi pertanian. 

Baca juga: Aiptu Burhan, Bhabinkamtibmas Polsek Loli Hidupkan Semangat Baca Anak dengan Bagikan Buku Gratis

“Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir mengawal keamanan, tetapi juga memberi motivasi dan mendampingi kelompok tani agar produktivitas meningkat, meski di lahan terbatas,” jelas AKP Mulyadi. 

Ia menambahkan, sinergi lintas sektor terus diperkuat antara Polri, Babinsa, pemerintah kelurahan, hingga kelompok tani untuk menyukseskan programme nasional ketahanan pangan. 

Menurutnya, edukasi dan dukungan teknis diberikan agar masyarakat mampu menerapkan sistem hidroponik secara efektif serta berkelanjutan. Teknologi ini dinilai cocok untuk kawasan perkotaan seperti Pagesangan, karena memungkinkan warga menanam sayuran tanpa perlu lahan luas. 

“Kami di Polsek Mataram berkomitmen mendorong masyarakat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” tutup AKP Mulyadi. 

Baca juga: Bhabinkamtibmas Tegal Aiptu Ferdika Nova Beri Terapi Gratis, Warga Rasakan Manfaatnya

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A subordinate of

asia sustainability interaction   consortium

Read Entire Article









close
Banner iklan disini