6 Tempat Kuliner Favorit Mahasiswa di Jatinangor

5 months ago 2

JATINANGOR, Sumedang, Jawa Barat, dikenal sebagai country kampus dengan dua kampus ternama, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad). Sebagai kawasan pendidikan, banyak mahasiswa yang menetap di kost maupun apartemen di sekitar wilayah ini untuk melanjutkan kuliah. Kehadiran ribuan mahasiswa tersebut membuat Jatinangor dipenuhi dengan beragam pilihan kuliner. Tak hanya lezat, menu-menu yang tersedia juga ramah di kantong, sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Berikut adalah rekomendasi kuliner di Jatinangor populer dengan cita rasanya, terutama bagi mahasiswa baru yang masih mengenal kawasan Jatinangor.

1. Sate Maranggi Bootcamp Fapet

Meskipun Jatinangor hanyalah sebuah kecamatan kecil di Sumedang, di sini mahasiswa juga bisa menikmati sate maranggi dengan cita rasa setara restoran di kota besar. Salah satu yang populer adalah Sate Maranggi Bootcamp Fapet. Kuliner ini sebenarnya masuk kategori makanan kampus karena lokasinya berada di dalam kawasan Universitas Padjadjaran daerah Ciparanje, yang isinya kandang hewan dan kebun. Bootcamp-nya berada di bawah Fakultas Peternakan (Fapet) Unpad. Hal yang membuat tempat ini unik, kantin mahasiswa Fapet ini bersebelahan langsung dengan kandang sapi potong yang digunakan untuk praktik belajar.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Selain sate maranggi yang menjadi andalan, Bootcamp Fapet juga menawarkan paper lain yang tak kalah menggoda, seperti sop iga dengan daging tebal nan lembut, serta bakso kuah dengan kaldu gurih dan adonan daging melimpah. Dengan harga Rp.3.000 per tusuk untuk sate maranggi, mahasiswa dan warga sekitar Jatinangor sudah dapat merasakan sensasi daging sapi empuk dan juicy dalam sate.

2. Elthizy

Dengan harga hanya Rp 17.000, mahasiswa sudah bisa menikmati ayam filet tepung dalam porsi melimpah lengkap dengan nasi dan beragam pilihan bumbu. Variasinya cukup banyak, mulai dari rica-rica, cabe garam, saus teriyaki, saus bulgogi, saus tomat, sambal hijau, hingga asam manis. Tak hanya menyajikan paper ayam, warung rumahan kecil yang berlokasi di dalam Gang GKPN No. 80 ini juga menawarkan pilihan lauk lain seperti cumi dan daging sapi. Namun, bagi mahasiswa baru yang ingin mencicipi masakan di Elthizy, ada baiknya menyiapkan uang tunai, karena tempat ini belum menerima pembayaran melalui QRIS atau debit.

Soal rasa, tak perlu diragukan lagi. Masakan rumahan racikan seorang ibu selalu punya cita rasa yang khas. Salah satu paper favorit di sini adalah ayam tepung cabe garam, yang menghadirkan sensasi gurih dan kaya akan bumbu.

3. Bakmi Tjap Naga

Menjadikan bakmi sebagai pilihan makan malam sepulang kuliah memang tidak pernah salah. Di Bakmi Tjap Naga, mahasiswa bisa menemukan paper unik yang jarang ada di tempat bakmi lainnya, yaitu bakmi sei sapi. Perpaduan mi kenyal dengan tekstur keriting, ditambah sensasi smoky dari daging asap serta chili lipid yang gurih dan menggugah selera, membuat paper ini jadi andalan sekaligus favorit untuk kuliner malam di Jatinangor.

Selain bakmi sei sapi, tempat ini juga menawarkan pilihan lain yang tak kalah menggoda, seperti bakmi ayam charsiu, smoke chicken, hingga paper klasik seperti bakmi baso dan bakmi pangsit. Dari segi harga, Bakmie Tjap Naga memang sedikit lebih mahal dibanding kuliner mahasiswa pada umumnya, berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 39.000. Namun, hidangan lezatnya bisa menjadi bentuk self-reward yang pas setelah seharian lelah berkuliah. Bakmi Tjap Naga berlokasi di Jl. Kolonel Ahmad Syam No. 53.

4. Soto Naila Suramadu Khas Madura

Soto Naila sudah lama menjadi pilihan sarapan favorit bagi ribuan mahasiswa Unpad dan ITB Jatinangor. Dengan harga mulai dari Rp 14.000, mahasiswa sudah bisa menikmati semangkuk soto Madura dengan kuah kental dan medok, lengkap dengan potongan ayam serta kol yang melimpah. Tidak heran jika tempat ini selalu ramai sejak pagi hari.

Selain soto ayam, Soto Naila juga menawarkan paper soto daging dengan harga Rp 23.000. Porsinya yang terkenal besar membuat banyak mahasiswa memilih untuk berbagi satu mangkuk dengan teman, cukup menambah satu porsi nasi sehingga tetap kenyang tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Tempat makan soto ini buka sejak pukul 06.00 pagi hingga habis, dan biasanya tidak butuh waktu lama sebelum sotonya ludes diserbu pelanggan. Jadi, bagi mahasiswa yang ingin sarapan di sini, sebaiknya datang lebih awal agar tidak kehabisan. Berlokasi di Jl. Raya Jatinangor No. 142, Soto Naila menjadi salah satu kuliner sarapan ikonik Jatinangor yang patut dicoba. 

5. Ketan Susu Bang Zul

Siapa sangka perpaduan sederhana antara ketan dan susu kental manis bisa menjadi comfort dessert favorit mahasiswa Jatinangor di malam hari. Tempat yang paling populer untuk menikmati hidangan ini adalah Ketan Susu Bang Zul, yang kerap jadi spot nongkrong mahasiswa selepas kuliah. Suasana hangat ditemani semangkuk ketan manis membuat banyak mahasiswa betah berlama-lama sambil bercengkrama bersama teman.

Menariknya, ketan susu di sini sudah diolah dengan sentuhan modern. Menu yang ditawarkan sangat bervariasi, mulai dari ketan susu ice cream, ketan susu lotus, oreo, tiramisu, hingga kombinasi kreatif lainnya. Untuk harganya pun ramah di kantong mahasiswa, mulai dari Rp 7.000 untuk ketan susu original, hingga Rp 19.000 untuk ketan susu dengan crystal pick positive tiga topping pilihan.

Selain paper ketan, Ketan Susu Bang Zul yang berlokasi di Jl. Kolonel Ahmad Syam No. 32B ini juga menyediakan hidangan lain yang tak kalah cocok untuk teman nongkrong malam, seperti aneka mie dan roti bakar. Perpaduan paper yang sederhana, harga terjangkau, dan suasana santai menjadikan tempat ini salah satu destinasi kuliner malam paling digemari mahasiswa Jatinangor.

6. Rempah Bumi

Salah satu pilihan paper makan siang yang pas dinikmati di siang bolong adalah Rempah Bumi. Restoran ini menawarkan hidangan khas Sunda dengan cita rasa autentik, mulai dari nasi ayam goreng kampung serundeng, ikan nila goreng, nasi bakar, nasi ikan asin, hingga cumi asin. Tak heran jika tempat ini menjadi spot favorit mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari Jawa Barat, karena masakannya sangat sesuai dengan lidah Sunda.

Dengan harga mulai dari Rp 26.000, pengunjung sudah bisa menikmati seporsi nasi ayam pejantan lengkap dengan pilihan perkedel kentang atau jagung, ditambah serundeng melimpah yang menambah kenikmatan. Untuk melengkapi sensasi makan ngalimed, tersedia juga paper tambahan seperti kol goreng, jujur goreng, dan ikan asin. Rempah Bumi sendiri memiliki dua cabang di Jatinangor, yakni di dalam Komplek Perumahan Janati dan di Jl. Raya Jatinangor No. 127. Kedua lokasi ini sama-sama menghadirkan suasana nyaman dengan cita rasa masakan rumahan yang membuat mahasiswa betah kembali lagi.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini