40 Pelajar di Tangsel Diamankan Polisi Saat Berangkat Demo ke DPR

6 months ago 5

Liputan6.com, Jakarta Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tangerang Selatan AKBP Victor Henry Inkiriwang menuturkan, ada 40 pelajar diamankan saat hendak berangkat ikut demonstrasi di gedung DPR. Para pelajar dikembalikan ke orang tua masing-masing.

"Dari kemarin sampai saat ini, kami mengamankan sekitar 40-an. Diamankan secara humanis, hanya untuk pendataan, kemudian kita sudah kembalikan ke orang tua dan keluarganya," kata Victor Henry, Jumat (29/8/2025).

Sekitar 40 pelajar tersebut diamankan pada saat akan berangkat ke gedung DPR melalui sejumlah transportasi. Seperti KRL ataupun menumpang autobus jurusan ke Senayan, Jakarta Pusat.

"Setelah didata, langsung dikembalikan ke orang tua atau keluarga, dengan jaminan yang bersangkutan tidak akan mengulanginya lagi. Mereka pun dikembalikan ke keluarga dalam keadaan yang baik dan sehat," tutur Kapolres.

Hingga kini, Polres Tangsel pun masih melakukan pengamanan dan penyekatan, agar tak ada lagi pelajar yang nekat ikut-ikutan berunjuk rasa di Gedung DPR RI.

"Juga kami melakukan upaya-upaya untuk imbauan Kamtibmas, kemudian cooling system, supaya kemudian memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan itu berjalan dengan baik," katanya.

Sebelumnya diberitakan, demo di depan DPR awalnya berjalan lancar. Buruh menggeruduk gedung DPR dengan membawa sejumlah tuntutan, mulai dari mendesak pemerintah menaikkan upah hingga reformasi pajak.

Pada siang hari, massa dari buruh mulai membubarkan diri. Sementara massa lain mulai ricuh. Sejumlah pendemo tampak melakukan tindakan anarkis dengan melakukan pelemparan botol dan membakar petasan ke arah gedung DPR.

Kericuhan menyebar. Massa memblokir tol dalam kota. Ketika malam semakin larut, peristiwa maut terjadi. Driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan meninggal dilintas mobil rantis Brimob, ketika melaju berusaha membubarkan massa.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini