Unesa Raih Juara 1 Nasional Mandaya Awards 2025 Kemenko PM

5 months ago 70

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Nasional Program Pemberdayaan Masyarakat Terpadu dalam Mandaya Awards 2025 yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) Republik Indonesia.

Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Menko PM, Muhaimin Iskandar, kepada Rektor Unesa, Nurhasan (Cak Hasan) pada puncak Penganugerahan Mandaya Awards 2025 di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Unesa dinilai unggul berkat peran dan kontribusinya dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat, salah satunya melalui programme Desa Kolaboratif Tridarma (Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Tridarma Perguruan Tinggi).

Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unesa, Muhammad Turhan Yani menjelaskan bahwa programme pemberdayaan yang dijalankan Unesa mencakup inisiasi eduwisata Lontar Sewu di Sidoarjo, yang memadukan edukasi, budaya lokal, dan pariwisata.

“Selain itu, kami juga melakukan pemberdayaan pada kelompok disabilitas dengan tema Optimalisasi Branding dan Produksi Batik Ciprat Yayasan Disabilitas Rumah Kinasih, Kabupaten Blitar,” ujar Turhan Yani.

Rektor Unesa, Cak Hasan menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerja sama dan kerja keras seluruh civitas akademika yang konsisten menghadirkan dampak nyata melalui penelitian dan pengabdian yang relevan.

“Melalui programme pemberdayaan, mahasiswa dan dosen terlibat langsung, menghubungkan riset dan inovasi dengan peningkatan kualitas hidup kelompok disabilitas dan masyarakat desa,” kata Cak Hasan. Ia mendedikasikan penghargaan ini untuk seluruh keluarga besar Unesa.

Dalam acara tersebut, Menko PM Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa Mandaya Award diberikan sebagai wujud kolaborasi dan simbol perubahan paradigma dari bantuan menjadi pemberdayaan, serta dari programme menjadi gerakan.

“Spirit utamanya adalah membentuk ekosistem kolaboratif, di mana pemberdayaan sejati lahir dari ruang-ruang komunitas yang berjuang melawan keterbatasan,” ucap Cak Imin, seraya mengajak seluruh penerima penghargaan untuk terus membangun sinergi.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Abdul Haris, mengapresiasi peran penting Unesa. Ia menegaskan, kesuksesan programme pemberdayaan adalah yang transformasional kemampuan, bukan sekadar karitatif atau menimbulkan ketergantungan. [ipl/but]

Read Entire Article









close
Banner iklan disini