Malang (beritajatim.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di kancah internasional. Izabelle Kiara Kurniawan, siswi kelas 11 SMAK ST Albertus Malang (Dempo), meraih trophy emas dan perak dalam ajang Asia Pacific International Competition yang digelar di Shanghai, China, pada Sabtu (30/8/2025).
“Ini mendapatkan 2 juara kategori dapatnya di Shanghai pada 30 Agustus 2025 kemarin. Saya salah satu diantara banyak peserta dari Amerika, China, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia dan negara lainnya jumlahnya ratusan peserta,” ujar Kiara, Rabu (3/9/2025).
Sejak kecil, Kiara dikenal memiliki hobi menyanyi. Ajang bergengsi di Shanghai ini menjadi kompetisi internasional ketiga yang diikutinya. Ia mendapat tawaran mengikuti lomba dari Arendi, perwakilan penyelenggara Asia Pacific International Competition di Indonesia.
Izabelle Kiara Kurniawan.Dalam ajang tersebut, Kiara menyabet Trophy Emas (Gold Trophy) di kategori usia 15-16 tahun setelah membawakan lagu Evil Like Me dari movie Disney Descendants. Ia juga meraih Trophy Perak (Silver Trophy) di kategori Young Artist (usia 13-18 tahun) dengan membawakan lagu And I’m Telling You yang dipopulerkan Jennifer Hudson.
“Persiapan saya lakukan sangat intens. Karena jadwalnya ini memang mepet saya latihan pagi siang sore dan malam bahkan kadang di sela-sela pelajaran. Akhirnya saya dapat golden dan silver,” ujarnya.
Lebih dari sekadar persaingan, Kiara mengaku mendapat banyak pengalaman baru. Baginya, ajang internasional ini menjadi ruang untuk bertemu teman baru dari berbagai negara sekaligus kesempatan memperkenalkan budaya Indonesia.
Izabelle Kiara Kurniawan.“Sekolah sangat mensupport saya karena dempo itu tidak hanya bersinar di akademis tapi juga non akademis. Saya berharap teman-teman di dempo semuanya terus meraih prestasi. Saya sangat astonishment dan terima kasih kepada Tuhan termasuk dukungan dari sekolah guru-guru saya teman-teman saya dan orang-orang tercinta,” tutur Kiara.
Kepala SMA Dempo Malang, Antonius Sumardi, turut mengapresiasi capaian gemilang siswinya. Ia menyebut Kiara bukan hanya berprestasi di bidang non-akademik, tetapi juga dikenal unggul dalam akademik.
“Bagi saya pencapaian emas dan perak. Bagi saya prestasi ini menjadi tradisi bagi sekolah baik yang berangkat dari sekolah maupun pribadi orangtua. Sebenarnya saya sudah menyangka Kiara prestasi karena saya mengenal sejak kecil. Ini adalah pencapaian yang luar biasa,” ungkap pria yang akrab disapa Romo Antonius Sumardi. [luc/ian]
.png)
6 months ago
5










/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



