Produk Jambu Biji Sambibulu Sidoarjo Mulai Buka Jalan Ekonomi Desa

5 months ago 3

Surabaya (beritajatim.com) – Jambu biji merah yang melimpah di Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Sidoarjo, kini tak lagi dijual dalam bentuk mentah. Alhasil, produk olahannya mulai membuka jalan perekonomian desa.

Berkat inovasi dari tim dosen Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) yang berkolaborasi dengan Universitas WR. Supratman Surabaya (Unipra), buah ini berhasil disulap menjadi produk kekinian dengan nilai jual tinggi, mulai dari es krim brushed jambu biji hingga keripik dan tepung jambu.

Program Desa Binaan (PDB) yang berlangsung sejak 25 Juni hingga 19 September 2025 ini bertujuan meningkatkan perekonomian warga melalui teknologi tepat guna.

Dua kelompok mitra utama yang menjadi sasaran adalah Kelompok Karang Taruna pengelola BUMDes Sambimadu dan Kelompok Tani Sambi Horti.

Kelompok Tani Sambi Horti menerima bantuan mesin brushed crystal pick berbahan dasar jambu biji merah. Produk inovatif ini langsung diuji coba dan mendapat sambutan luar biasa saat perayaan HUT RI ke-80 di desa tersebut.

“Saat perayaan HUT RI, penjualan es krim jambu biji mencapai ratusan cupful dengan harga Rp3.000 per cup,” kata Ketua Tim PDB, Prof. Siti Marwiyah, Senin (22/9/2025).

Antusiasme warga mendorong peningkatan permintaan. Bahkan, produk es krim jambu biji ini mulai menerima pesanan untuk acara pernikahan warga. Untuk menjamin ketersediaan bahan baku, Tim PDB juga mendampingi kelompok tani menanam 100 bibit jambu biji merah premium.

Sementara itu, BUMDes Sambimadu fokus pada pemanfaatan hasil panen jambu biji merah yang melimpah. Mitra ini menerima bantuan mesin nutrient dehydrator.

“Dengan adanya teknologi nutrient dehydrator, warga desa bisa mengubah jambu biji merah menjadi produk kekinian yang punya nilai tambah dan daya jual tinggi,” jelas Iyat, sapaan Siti Marwiyah.

Produk olahan yang dihasilkan kini makin beragam, meliputi tepung jambu, jus, hingga keripik jambu biji. Produk-produk ini mulai dipasarkan di kafe wisata aerial yang dikelola oleh BUMDes setempat, dan menambah daya tarik bagi pengunjung.

Ketua Kelompok Mitra, Ir. Donny, M. Taufiq menyampaikan apresiasinya. “Bantuan mesin es krim, nutrient dehydrator, serta bibit premium jambu biji merah ini benar-benar mendorong peningkatan pendapatan masyarakat Sambibulu,” ujarnya.

Pendekatan ini membuka peluang bagi mitra untuk memperluas jaringan pemasaran, termasuk berpotensi memenuhi permintaan dari edifice dan pasar luar daerah. Program PDB tahun anggaran 2025 ini didanai oleh DPPM Kemendikti Saintek. [ipl/ian]

Read Entire Article









close
Banner iklan disini