Petrokimia Gresik Inisiasi Kentang Raksasa Petani Dieng Raya

6 months ago 6

Gresik (beritajatim.com)- Buah-buahan raksasa sudah banyak kita jumpai. Sebaliknya kentang berukuran besar, atau raksasa jarang ditemui. Atas dasar itu, Petrokimia Gresik (PG) menginisiasi bagaimana menanam kentang raksasa melalui budidaya kentang produktif yang diikuti 175 petani dari wilayah Dieng Raya.

Sebelum melakukan penanaman, ratusan petani tersebut dibekali pengetahuan teknis mencakup budidaya sesuai GAP (Good Agriculture Practice).

Budidaya kentang raksasa itu dimonitoring langsung untuk mendorong peserta lebih kreatif dan inovatif.

“Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat menarik minat petani khususnya generasi muda untuk terjun di sektor pertanian dan menjadi tumpuan awal menuju pertanian berkelanjutan di Indonesia,” ujar Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, Jumat (5/9/2025).

Masih menurut Adityo Wibowo, cara menanam kentang raksasa juga dilombakan. Pesertanya dari petani sebagai stimulus mengoptimalkan teknologi budidaya kentang sehingga menghasilkan kualitas dan produktivitas yang tinggi.

“Harapannya kebehasilan budidaya ini diduplikasi oleh petani lain di Dieng Raya yang menjadi sentra penghasil kentang,” paparnya.

Dengan ukuran kentang yang besar lanjut dia, produktivitas meningkat, kesejahteraan petani juga bertambah.mewujudkan pangan nasional sesuai cita-cita pemerintah.

Ada 5 kabupaten meliputii Kabupaten Pekalongan, Banjarnegara, Batang, Wonosobo, dan Magelang yang mengikuti lomba ini. Dari kelima daerah itu, petani Wonosobo meraih prestasi terbaik dalam hal budidaya kentang.

Sebagai informasi, sebelumnya petani setempat hanya mampu menghasilkan panen kentang sebesar 16,5 ton per hektar. Sekarang menjadi 18 ton per hektar. [dny/aje]

Read Entire Article









close
Banner iklan disini