Kualitas Stadion Magenda Bondowoso Dikeluhkan, Pemkab Akui Rumput Kering dan Penuh Kerikil

5 months ago 3

Bondowoso (beritajatim.com) – Kondisi Stadion Magenda kembali mendapat sorotan. Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Fathur Rozi, mengakui kualitas lapangan masih jauh dari ideal, terutama banyaknya kerikil yang membahayakan pemain.

“Tentu ke depan kita butuh perbaikan. Kita harus akui, kondisi lapangan banyak kerikilnya. Utamanya rumput, karena itu gelanggangnya. Saya tidak bayangkan anak-anak jatuh kayak tadi, bisa beset,” ujarnya.

Namun Fathur menegaskan, pembenahan stadion belum bisa mengandalkan APBD daerah karena fokus utama pemerintah saat ini ada pada pembangunan infrastruktur jalan. Ia menyebut Pemkab Bondowoso akan mengupayakan skema lain, termasuk komunikasi dengan pemerintah pusat.

“Kita terus berkomunikasi dengan pusat, harapannya ada dukungan untuk rehabilitasi stadion ini. Semua peluang kita lakukan. Kita ingin menghadirkan stadion yang nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Mulyadi, menyebut kondisi rumput kering diakibatkan faktor musim kemarau.

Mulyadi juga mengakui bahwa rumput stadion Magenda tidak berstandar lapangan sepak bola. Walaupun perawatan sudah dilakukan, namun cuaca juga mempengaruhi.

“Perawatan rutin kita lakukan, tapi memang faktor cuaca yang membuat rumput mengering. Anggaran khusus untuk perawatan rumput juga tidak ada. Perawatan dilakukan oleh karyawan yang menjaga kebersihan dan keamanan stadion,” kata Mulyadi.

Menurutnya, penganggaran perawatan rumput masih akan dikaji, sebab selain biaya, kebutuhan aerial juga menjadi kendala. Saat ini suplai aerial di stadion hanya digunakan untuk toilet dan ruang ganti.

“Memang selayaknya kita anggarkan, tapi kembali lagi, kita melihat skala prioritas dan ketersediaan anggaran,” tegasnya. [awi/ian]

Read Entire Article









close
Banner iklan disini