Tulungagung (beritajatim.com) – Nasib tragis menimpa seorang siswa taman kanak-kanak (TK) di Tulungagung. Bocah berinisial HFS (6) warga Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas saat hendak berangkat sekolah, Kamis (16/10/2025).
Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Kacangan, Kecamatan Ngunut. Saat kejadian, korban tengah dibonceng ibunya, H (43), dengan sepeda centrifugal berpelat nomor AG 2136 RGC. Di tengah perjalanan, centrifugal yang ditumpangi korban ditabrak sebuah mobil dengan nomor polisi AG 1929 MX yang dikemudikan ATW (51).
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M Taufik Nabila, mengatakan kecelakaan itu terjadi pada pagi hari. Menurutnya, mobil melaju dari arah timur ke barat, sementara sepeda centrifugal datang dari arah berlawanan.
“Mobil dari arah timur ke barat sedangkan sepeda centrifugal dari arah berlawanan, tiba tiba mobil oleng ke kanan dan menabrak korban,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).
Benturan keras membuat mobil juga menabrak pagar dan tiang listrik di sekitar lokasi kejadian. Baik pengendara centrifugal maupun mobil dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawa HFS tak tertolong dan meninggal dunia usai menjalani perawatan.
“Dua korban lainnya juga mengalami luka luka dan masih dirawat intensif di rumah sakit,” tuturnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti mobil tersebut oleng dan menabrak sepeda motor.
“Ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan,” pungkasnya. [nm/ian]
.png)
5 months ago
3










/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



