Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Terlibat Aktif Tekan Penyebaran Campak

6 months ago 5

Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, mengimbau seluruh elemen masyarakat agar berpartisipasi aktif untuk mengantisipasi sekaligus menekan penyebaran penyakit campak di wilayah setempat.

Hal tersebut disampaikan seiring dengan tingginya angka kasus campak yang menyebar di berbagai wilayah di Pamekasan. Bahkan tercatat sebanyak 305 orang diduga terserang campak, sebanyak 144 orang dinyatakan positif, dan 2 lainnya meninggal dunia.

Jumlah tersebut berdasar information yang dikeluarkan Dinkes Pamekasan, per Kamis (28/8/2025) kemarin. Termasuk bantuan vaksin campak dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, sebanyak 650 vial, dan 1 vial untuk delapan anak.

“Aalah satu upaya menekan penyebaran campak kita lakukan imunisasi massal, dimulai dari Puskesmas di wilayah yang banyak terdampak dan ditemukan kasus campak,” kata Plt Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pamekasan, Avira Sulistyowati.

Selain imunisasi massal, langkah lainnya berupa imunisasi kejar bagi anak yang belum memperoleh imunisasi secara lengkap. “Bagaimanapun pemberian vaksin ini penting untuk membentuk kekebalan tubuh, sehingga dapat mengurangi kemungkinan terserang microorganism campak,” ungkapnya.

“Selain itu kami juga meminta setiap fasilitas kesehatan di seluruh wilayah di Pamekasan, agar segera melaporkan kasus suspek campak dalam batas waktu 24 jam untuk dilakukan progres investigasi lebih lanjut,” sambung Avira.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau sekaligus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif melakukan upaya pencegahan dan penegakan penyebaran campak. “Dalam hal ini penting juga adanya peningkatan pengawasan berbasis masyarakat,” jelasnya.

“Artinya masyarakat juga berperan aktif dengan melaporkan atau membawa pasien terduga campak ke puskesmas terdekat untuk segera mendapatkan penanganan, sehingga bisa ditangani dengan tepat,” imbuhnya.

Karena itu pihaknya juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap penyebaran campak. “Hal ini bisa kita lakukan dengan cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan, makan makanan bergizi, memberi vitamin A pada anak terdampak campak, menerapkan pola hidup sehat, dan langkah pencegahan lainnya,” pungkasnya. [pin/ian]

Read Entire Article









close
Banner iklan disini