Ponorogo (beritajatim.com) – Perayaan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo benar-benar pecah, Sabtu malam (30/8/2025). Ribuan pasang mata tumpah ruah di alun-alun, larut dalam euforia konser Dewa 19 featuring Virzha.
Dengan formasi minus bassis Yuke Sampurna yang sedang sakit, set legendaris yang lahir dari Surabaya ini sukses menghipnotis penonton lewat 13 lagu ikonik yang dibawakan penuh energi.
Tepat saat lampu panggung menyala terang, dentuman musik “Pangeran Cinta” menjadi pembuka yang langsung membuat penonton bersorak. Teriakan histeris dan nyanyian massal seketika memanaskan suasana Ponorogo malam itu.
Tanpa jeda panjang, lagu “Kamulah Satu-Satunya” mengalun, membawa ribuan penonton bernyanyi bersama. Virzha, dengan suara khasnya yang penuh power, berhasil membangkitkan ingatan penonton akan epoch kejayaan Dewa 19 yang tak lekang dimakan waktu.
Setelah itu, satu per satu lagu hits dilantunkan. “Dewi” dan “Dua Sejoli” menambah romantisme malam. Suasana kian syahdu ketika intro “Pupus” dimainkan, membuat sebagian penonton hanyut dalam rasa haru.
Tak berhenti di situ, pentolam Dewa 19, Ahmad Dhani juga ikut bernyanyi. Dengan penuh energi, suami Mulan Jamela itu melantunkan lagu “Sedang Ingin Bercinta” dan “Munajat Cinta”. Atmosfer konser semakin memuncak kala Virzha membawakan “Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia”, sebuah nomor yang memancarkan nuansa kebanggaan sekaligus cinta tanah air.
Deretan nostalgia berlanjut dengan “Roman Picisan” yang membuat penonton melompat serentak. “Aku Milikmu” dan “Larut” pun menjadi pengikat, membawa mereka kembali ke masa-masa ketika lagu-lagu Dewa 19 begitu lekat di vigor dan kaset pita.
Malam semakin larut, namun ribuan penonton tak bergeming. Saat intro “Kangen” terdengar, cahaya flashlight ponsel menyala di seluruh penjuru alun-alun Ponorogo. Lagu itu dinyanyikan ribuan orang dengan penuh perasaan, seolah menjadi persembahan kerinduan bersama untuk musik Indonesia.
Sebagai pamungkas, “Separuh Nafas” dibawakan dengan penuh energi. Ribuan penonton melompat, bernyanyi, dan melepas seluruh emosi di lagu penutup yang legendaris itu. Konser Dewa 19 feat Virzha di Ponorogo malam itu bukan sekadar hiburan.
Ini menjadi ruang nostalgia, perayaan cinta, sekaligus bukti bahwa karya musik sejati akan selalu melampaui zaman. Bagi warga Ponorogo, malam penuh cahaya dan lagu-lagu abadi itu akan dikenang sebagai salah satu pesta musik paling berkesan dalam sejarah Hari Jadi Bumi Reog. [end/suf]
.png)
6 months ago
5










/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



