Tiga ASN Wafat Imbas Demo di Makassar, MenPANRB Berduka

6 months ago 3

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi demonstrasi yang berujung pada pembakaran Gedung DPRD Kota Makassar, Jumat (29/8/2025), menyisakan duka mendalam. Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) dilaporkan gugur dalam peristiwa tragis tersebut.

ASN yang gugur atas nama Muh. Akbar Basri selaku Staf DPRD Kota Makassar, Syahrina Wati sebagai Staf DPRD Kota Makassar, dan Syaiful Akbar Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Tanah Ujung.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya para ASN yang sedang bertugas ketika insiden terjadi.

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. ASN yang gugur, yaitu Muh. Akbar Basri (Staf DPRD Kota Makassar), Syahrina Wati (Staf DPRD Kota Makassar), dan Syaiful Akbar (Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Tanah Ujung), telah memberikan pengabdian terbaiknya bagi bangsa dan negara,” ujar Rini dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Baca juga: Menteri PANRB Pastikan Hak ASN yang Gugur di Insiden DPRD Makassar Segera Dicairkan

Rini memastikan, seluruh hak korban sebagai ASN akan dipenuhi pemerintah. Mulai dari santunan duka, beasiswa bagi anak, kenaikan pangkat anumerta, hingga hak pensiun bagi ahli waris.

Selain tiga korban jiwa, beberapa ASN lainnya dilaporkan mengalami luka akibat kericuhan. Ia juga meminta agar penanganan medis dilakukan sebaik mungkin.

Menteri PANRB juga mengimbau agar seluruh ASN tetap menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi oleh situasi yang memanas. Ia berharap kondisi segera kembali kondusif sehingga pelayanan publik tidak terganggu.

Baca juga: Pernyataan Lengkap Menpan RB soal Gugurnya 3 ASN Akibat Kebakaran

Tragedi yang menimpa ASN di Makassar menjadi pengingat bahwa pengabdian mereka kerap diwarnai risiko. Namun, pemerintah menegaskan, pengorbanan tersebut tidak akan sia-sia karena negara akan selalu menghargai jasa-jasa mereka.

“Saya berharap agar tidak ada lagi korban yang jatuh dalam aksi demonstrasi kali ini, baik dari masyarakat, ASN, maupun aparat," paparnya.

Baca juga: Pernyataan Menteri PAN dan RB atas Wafatnya ASN dalam Tragedi Pembakaran Gedung DPRD di Makassar

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

Read Entire Article









close
Banner iklan disini