Sudah 6 Bulan Jalan ke Terminal Depok Baru Rusak, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

5 months ago 1

DEPOK, KOMPAS.com - Sejumlah warga mengeluhkan kondisi Jalan Gedoran, Kota Depok, yang rusak sejak enam bulan terakhir dan belum juga diperbaiki.

Ruas jalan yang menjadi akses menuju Terminal Depok Baru itu dinilai membahayakan pengendara.

Edi, seorang sopir angkot yang sudah melintas jalan tersebut sejak 2008, mengatakan kondisi jalan semakin parah dalam 10 tahun terakhir. Menurutnya, perbaikan terakhir dilakukan pada 2024.

“Itu kalau yang rusak baru sekitar enam bulan lalu kayaknya,” ucap Edi kepada Kompas.com, Senin (22/9/2025).

“Kondisi jalan rusak ini termasuk yang lumayan parah, kita sopir angkot lewatin jalannya jadi milih-milih, ke kanan terus ke kiri (meliuk-liuk),” tambahnya.

Baca juga: Bocah di Depok 10 Menit Tersangkut di Mesin Cuci Sebelum Dievakuasi Damkar

Senada dengan Edi, sopir angkot lain bernama Nasir (bukan nama sebenarnya) juga mengeluhkan kerusakan tersebut.

Ia bahkan mengaku mobil angkot yang dikemudikannya pernah mengalami masalah serius.

“Saya sopir angkot juga sudah dua kali lepas prohibition di lobang jahat itu, lepas dari cakram ban,” ujar Nasir.

Ia mengaku kecewa karena perbaikan sempat dilakukan di country dalam terminal, tetapi ruas jalan utama justru tidak tersentuh.

Baca juga: Demi Lunasi Utang Pinjol, Wanita di Depok Nekat Buat Laporan Palsu Motornya Dibegal

Titik Kerusakan Capai 18 Lubang

Berdasarkan pantauan Kompas.com, terdapat sekitar 15–18 titik lubang di sepanjang 200–250 metre Jalan Gedoran Depok.

Kerusakan bervariasi, mulai dari ukuran kecil hingga lubang dengan kedalaman 5–7 sentimeter yang dipenuhi batu kerikil dan menyerupai kubangan.

Pengendara angkot, mobil pribadi, hingga autobus tampak berhati-hati melewati ruas tersebut dengan berganti-ganti lajur untuk menghindari kerusakan.

Baca juga: Masih Ada Pemutihan Pajak Kendaraan di Depok, Bekasi, Bogor, dan Tangerang, Cek Jadwalnya

Namun, bagi kendaraan besar seperti Transjakarta dan Biskita Trans Depok, pengemudi kerap terpaksa melintasi lubang sehingga penumpang di dalam autobus merasakan guncangan cukup keras.

Di sisi lain, pada titik jalan yang menanjak terlihat bekas tambalan lama yang kini sudah kembali rusak.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com. Download di sini

Read Entire Article









close
Banner iklan disini