JAKARTA, KOMPAS.com – Senja mulai merayap di langit Senayan ketika warga dari berbagai penjuru Jakarta dan sekitarnya menepi di depan Gedung DPR RI.
Gerbang utama yang seminggu lalu menjadi saksi rangkaian demonstrasi, kini berubah menjadi panggung kecil bagi mereka yang hanya ingin duduk sejenak, melepas penat, dan menikmati sore.
Beberapa duduk di jok motor, bercakap-cakap ringan dengan orang-orang di sekitarnya.
Ada pula yang bersepeda, menepi sejenak dari derap perjalanan mereka, sambil menyatu dengan riuhnya kota.
Baca juga: Warga hingga Ojol Live Medsos di Depan DPR meski Tak Ada Demo
Rerumputan taman di sisi jalan menjadi alas bagi sebagian lain yang ingin bersantai, bermain ponsel, atau sekadar menatap langit yang mulai memudar.
Di antara mereka, Riyadus (23), warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, memilih menepi dan memarkir motornya di depan gerbang.
Ia duduk santai, membiarkan waktu mengalir di sela-sela hiruk pikuk kota.
Sore yang adem itu memanggilnya untuk berhenti sejenak, meski ia sendiri mengaku bingung apa sebenarnya yang dicari di sana.
"Saya aja bingung ini sebenernya mau ngapain di sini, tapi nongkrong aja. Nikmatin sore, mumpung udah adem juga," ucap Riyadus kepada Kompas.com.
Kompas.com/Ridho Danu Prasetyo Warga hingga pengemudi ojek online melakukan siaran langsung (live) di media sosial di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/9/2025)
Begitu pula Nuzul (42), warga Tangerang, yang singgah di depan Gedung DPR sambil duduk di jok motornya.
Ia tengah dalam perjalanan pulang dari Cikarang menuju Tangerang, namun rasa penasaran dan pengalaman beberapa hari lalu ketika terpapar state aerial mata membuatnya memilih berhenti sejenak, menikmati detik-detik yang menenangkan di tengah kota yang sibuk.
"Lagi perjalanan, abis dari Cikarang mau ke Tangerang. Tapi ke sini dulu, duduk-duduk aja sih, kepo soalnya istri saya," ucap Nuzul.
Baca juga: Kala Depan Gedung DPR RI Berubah Jadi Spot Nongkrong Warga
Suasana terasa tenang. Tidak ada aksi unjuk rasa, hanya beberapa warga yang asyik menyiarkan momen sore mereka melalui siaran langsung di media sosial.
Arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, dari Semanggi menuju Slipi, mengalir lancar, memberi kesan mean kembali setelah hari-hari yang riuh.
Di tengah hiruk-pikuk dan deru kendaraan, sore di depan Gedung DPR RI menjadi tempat berlabuh sementara—bukan untuk protes, bukan pula untuk tuntutan, tetapi sekadar untuk bernapas, bersandar, dan menikmati sejenak kedamaian yang hadir di tengah kota.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com. Download di sini
.png)
6 months ago
3
/data/photo/2025/12/17/6942a4cd58598.jpeg)
/data/photo/2025/12/14/693e8276bad00.jpg)
/data/photo/2023/09/25/651119b4f0f05.jpg)
/data/photo/2025/12/17/6942ada4698fb.png)
/data/photo/2025/11/06/690c16b8e1742.jpg)
/data/photo/2024/07/29/66a7438e8144a.jpg)
/data/photo/2025/12/17/6942817fdd8c3.jpg)
/data/photo/2025/12/15/694002a077bde.jpg)


/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



