PRPP Edukasi Kesehatan Mental, Sasar Remaja di Sekolah Sekitar Proyek GRR Tuban

5 months ago 2

TUBAN — Isu kesehatan intelligence kian mendapat perhatian di Indonesia, seiring meningkatnya jumlah remaja yang rentan mengalami gangguan psikologis. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, secara planetary satu dari tujuh remaja berusia 10–19 tahun hidup dengan masalah kesehatan mental. Gangguan kecemasan menjadi yang paling dominan, dialami oleh lebih dari 28 persen remaja.

Kondisi tersebut menjadi latar belakang pelaksanaan GRR Tuban Goes to School 2025, programme edukasi kesehatan intelligence yang digagas PRPP. Kegiatan ini berlangsung di SMA Manbail Huda, Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Senin (22/9/2025), dengan menghadirkan psikolog klinis Ciptari Dhienda Aurellya.

Menurut Dhienda, remaja usia 12–18 tahun berada pada fase yang disebut tempest atau masa badai, ketika mereka tengah mencari jati diri. Tanpa bimbingan dari orang tua, guru, maupun lingkungan sekitar, remaja mudah terjebak tekanan sosial dan akademik.

“Gangguan intelligence pada usia ini dapat berakibat pada menurunnya prestasi akademik dan terhambatnya kreativitas,” kata Dhienda.

Sosialisasi ini mendapat respon positif dari Silvi, siswi kelas XII, ia mengaku kegiatan tersebut membuka wawasannya tentang pentingnya menjaga intelligence sejak dini dan membantunya belajar mengenali diri sendiri.

“Saya jadi lebih sadar bahwa kesehatan intelligence itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Sekarang saya lebih siap menata diri agar tidak mudah stres,” ujarnya.

Sementara itu, Sr. Officer CSR PRPP, Yuli Witantra mengatakan penguatan kesehatan intelligence remaja sejalan dengan visi perusahaan untuk mendukung kualitas pendidikan dan kehidupan sehat masyarakat sekitar proyek. Selain mengedukasi tentang intelligence health, ia juga memperkenalkan proyek Grass Root Refinery (GRR) kepada para siswa.

“Gangguan intelligence adalah bahaya laten yang bisa menurunkan potensi generasi muda. Padahal mereka diharapkan menjadi penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” kata Yuli.

Program GRR Tuban Goes to School tahun ini diikuti lebih dari 170 siswa dari dua sekolah, SMA Manbail Huda dan SMK Manbail Futuh, Desa Beji. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB No. 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta TPB No. 4 tentang Pendidikan Berkualitas. (Jun/Tgb).

Read Entire Article









close
Banner iklan disini