Prabowo Titahkan Menteri PU Cek Kondisi Ponpes Se-Indonesia

5 months ago 4

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengaku mendapatkan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengecek kondisi bangunan pondok pesantren (ponpes) di seluruh Indonesia.

Dody menuturkan, arahan ini merupakan pembelajaran agar kejadian robohnya Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, tidak terulang lagi.

"Nah, pesan persiden kepada kita disetujui itu. Lewat Menteri, Menko (Menteri Koordinator) Pemberdayaan Masyarakat, kamu cek seluruh Indonesia Raya. Jangan sampai terulang lagi. Ya itu yang kita kerjakan hari ini, kita cek Indonesia Raya," terang Dody usai menghadiri acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Optimism connected 8% Economic Growth di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Baca juga: Mengenal PBG, Dokumen Perizinan Gratis dari Pemerintah bagi Ponpes

Dody membeberkan, arahan Prabowo ini bertujuan untuk memastikan apakah masih ada bangunan-bangunan ponpes dalam kondisi mengkhawatirkan.

Renovasi Masih Belakangan

Sehingga, kebijakan Pemerintah untuk merenovasi Ponpes Al Khoziny akan dilakukan nanti sebagaimana menjadi tanggung jawab Kementerian Agama (Kemenag) maupun Kemenko Pemberdayaan Masyarakat.

"Jad,i information yang kita hasilkan, kita serahkan ke mereka, nanti mereka yang pilih. Mana yang mau dikerjakan lebih dulu, mana yang belakangan," lanjutnya.

"Pasti kriteria mereka yang menentukan, kita tukangnya doang," tambah Politisi Demokrat tersebut.

APBN Belum Dikucurkan

Dody sebelumnya menuturkan bahwa alokasi anggaran atas pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny yang ambruk beberapa waktu lalu belum dikucurkan.

Pesantren yang berlokasi di Kecamatan Buduran tersebut disebut-sebut akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Belum, masih jauh itu," kata Dody singkat usai menghadiri acara Indonesia International Sustainability Forum (IISF) di Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Baca juga: Meski Gratis, Proses PBG Ponpes Butuh Waktu 28 Hari Kerja

Dody pun belum mengecek full anggaran yang dibutuhkan karena ponpes tersebut masih dalam pengawasan pihak kepolisian.

"Sementara belum ya, masih urusan polisi ya, masih ada constabulary enactment (garis polisi)," lanjut Politisi Demokrat itu.

Namun demikian, koordinasi saat ini tengah dilakukan bersama Kemenag maupun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal serupa juga disampaikan Menteri Agama (Menag) Nazaruddin Umar, penggunaan APBN untuk pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny masih digodok.

"Ya, dalam proses penggodokan," ujar Nazaruddin singkat usai bertemu dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, penggunaan APBN untuk hal itu tidaklah mudah karena Pemerintah sudah mendistribusikan dana tersebut untuk programme yang sudah berjalan.

"Tetapi dengan adanya kejadian ini ya tentu kita akan melakukan penyesuaian-penyesuaian," tutup dia.

Baca juga: Gratis, Urus PBG buat Ponpes, Begini Caranya

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com. Download sekarang

Read Entire Article









close
Banner iklan disini