Periksa Etik Brimob Pelindas Ojol, Kadiv Propam: Kami Mohon Berikan Kepercayaan

6 months ago 4

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Polisi Abdul Karim, memohon agar masyarakat memberikan kepercayaan kepada Polri yang tengah memeriksa etik terhadap tujuh anggota Brigade Mobil (Brimob) pelindas pengemudi ojek online (ojol) hingga tewas.

“Kami mohon ke masyarakat untuk memberikan kepercayaan pada kami dalam rangka penegakan kode etik yang berlaku di lingkungan Polri ini,” ujar Irjen Abdul dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/8/2025).

Diketahui, insiden pelindasan seorang ojol bernama Affan ini terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam.

Baca juga: Terbukti Langgar Etik, 7 Brimob Pelindas Ojol Langsung Ditahan

Saat ini, tujuh orang polisi sudah ditangkap dan tengah menjalani pemeriksaan oleh Divpropam Polri.

Para polisi tersebut adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J.

Proses pemeriksaan etik ini masih berlangsung dan ketujuh orang anggota ini sudah dilakukan penempatan khusus (patsus) di Divpropam Polri selama 20 hari ke depan untuk kebutuhan pemeriksaan.

Affan Kurniawan tewas dilindas

Dalam sebuah video amatir yang beredar di media sosial, mobil rantis bertuliskan Brimob tampak melaju cepat saat warga tengah berhamburan.

Baca juga: Dankor Brimob Minta Maaf ke Keluarga Affan Kurniawan yang Tewas Dilindas Rantis

Mobil lapis baja itu lantas melindas seorang pengendara ojek online yang tengah berusaha lari dari kerumunan.

Peristiwa itu membuat massa yang semula bubar kembali mengerubungi mobil rantis.

Meski begitu, kendaraan tersebut tetap melaju dan meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban.

Massa pun geram dan memukuli mobil milik Korps Brimob itu; sebagian massa bahkan mengejar mobil tersebut.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

Read Entire Article









close
Banner iklan disini