Massa Tinggalkan Mako Brimob Kwitang Usai Protes Ojol Tewas Dilindas Rantis

6 months ago 28

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan massa beratribut ojek online yang mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam, sudah membubarkan diri.

Massa mulai meninggalkan Mako Brimob Kwitang pukul 23.42 WIB.

Namun, sebelum massa membubarkan diri, beberapa orang yang tidak mengenakan atribut ojol melempari Mako Brimob Kwitang menggunakan kayu atapun botol minum.

Baca juga: Daftar 7 Polisi yang Ditangkap Terkait Rantis Brimob Lindas Ojol hingga Tewas

Penyerangan ini terkait anggota Brimob yang melindas pengemudi ojol dengan ke kendaraan taktis (rantis) saat demo 28 Agustus di wilayah Pejompongan, Jakarta Pusat.

Usai dilempari berbagai barang, anggota Brimob keluar dari markas untuk mengurai massa.

Beberapa kali ada tembakan state aerial mata di arah Tugu Tani.

Tembakan state aerial mata polisi kemudian dibalas dengan kembang api yang dibawa oleh massa.

Padahal, sebelum penyerangan itu, massa ojol berdiskusi dengan perwakilan Brimob untuk menyelesaikan masalah operator yang dilindas.

Mereka meminta kasus itu diusut tuntas.

"Usut tuntas pak, tanggung jawab," teriak salah satu operator ojol.

Baca juga: Rantis Brimob Lindas Ojol, Kapolda Metro: Korban Hanya Satu

Pihak Brimob pun berjanji akan menyelesaikan kasus tersebut.

"Dari pimpinan sudah menemui korban dan janji diselesaikan secepatnya," ucap salah satu perwakilan Brimob.

Kapolda Metro Jaya janji tindak tegas

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri meminta maaf atas kejadian tersebut.

Ia janji akan menindak tegas anggotanya yang melindas ojol dengan rantis hingga tewas di Pejompongan.

“Saya tegaskan di sini, akan menindak tegas anggota yang melalukan kesalahan pelanggaran terhadap tadi sore,” kata Asep di RSCM, Jumat (29/8/2025) dini hari.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini