Mahfud MD Kritik Ormas Islam Ikut Pembagian Kue Politik: Itu Tak Sehat

6 months ago 6

JAKARTA, KOMPAS.com - Eks Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengkritik organisasi masyarakat (ormas) Islam masa kini yang dia nilai sudah berubah dibandingkan dengan epoch dulu.

"Saya minta maaf ya ormas sekarang ini, dulu betul-betul menjadi pembimbing kepada kita semua. Sekarang sudah ikut ke pembagian kue politik. Itu tidak sehat," kata Mahfud dalam siaran Podcast Terus Terang di YouTube Mahfud MD Official, Selasa (2/9/2025).

Baca juga: Mahfud MD: Demo Masif dan Mengerikan Tak Semata soal DPR tapi Juga Ekonomi

Mahfud pun menyampaikan permohonan maaf jika pernyataannya ini menyinggung sebagian pihak.

Dia beranggapan kini ormas Islam sudah tidak lagi menjadi rujukan karena tidak ada yang menunaikan tugas untuk mencegah kejahatan atau nahi munkar.

Padahal, kata Mahfud, tugas ormas Islam adalah amar ma'ruf nahi munkar (menyuruh kebaikan dan mencegah kejahatan).

Baca juga: Mahfud MD Nilai Demo Mereda setelah Instruksi Prabowo

Namun, mereka kini hanya menjalankan nahi munkar atau menyuruh kebaikan.

"Maaf, saya minta maaf ya kepada ormas Islam. Sekarang ormas Islam itu sudah tidak menjadi rujukan. Banyak yang tidak menjadi rujukan," ujarnya.

Menitip jabatan, terjerat korupsi

Mahfud juga menyayangkan karena kini muncul isu ormas menitip jabatan ke pemerintah.

"Dan bahkan ada isu-isu menitip jatah untuk calon menteri dan calon pejabat, itu ormas. Itu kan tugasnya parpol," jelasnya.

Tak cuma itu, Mahfud juga menyorot adanya ormas yang justru anggotanya terjerat kasus korupsi.

"Bahkan selain menitip-menitip menteri, sekarang banyak katanya ormas yang bingung nih, kenapa bingung? Kadernya terlibat korupsi juga, sehingga ini harus diselamatkan, karena juga ada yang nepotisme," tuturnya.


Mahfud pun berpesan agar ormas bisa ikut terlibat membimbing bangsa Indonesia. Jangan justru ormas hanya mencari fasilitas saja.

"Kalau ormas Islam ya bekerja lah membimbing umat. Tidak mencari fasilitas-fasilitas," ucapnya.

Baca juga: Mahfud MD: Polisi dan Rakyat Jadi Korban

Dia berharap ormas sekarang berani untuk memberikan teguran serta menjadi contoh seperti ormas zaman dahulu.

Sebab, menurut Mahfud, jika ormas tidak berani menegur hingga menjadi teladan, rakyat akan kehilangan pegangan dan pedoman.

"Dulu ormas-ormas itu dipimpin oleh orang yang sangat sederhana, santun, memberi contoh, berani menegur itu salah," kata Mahfud.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com. Download di sini

Read Entire Article









close
Banner iklan disini