Literasi di Tengah Riuhnya Suara Perempuan di Gedung DPR

6 months ago 5

JAKARTA, KOMPAS.com — Komunitas Membaca Melawan menggelar lapak baca gratis untuk meramaikan aksi Perempuan Melawan Kekerasan di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/9/2025).

Dalam aksi yang digagas oleh Aliansi Perempuan Indonesia (API), Komunitas Membaca Melawan menyediakan sejumlah buku untuk bisa dibaca dan dipinjam secara gratis oleh massa aksi.

Ichan (24), salah satu penggagas gerakan kolektif Membaca Melawan, mengaku sengaja hadir dan melapak karena kondisi aksi yang kondusif.

"Awalnya mau ikut aksi biasa aja, gak melapak, tapi melihat kayaknya cukup kondusif ya, dan dimulai dari pagi hari. Yaudah kami memutuskan untuk melapak gitu," ucap Ichan kepada Kompas.com di lokasi.

Baca juga: Saat Para Perempuan Bawa Sapu Lidi ke Depan DPR RI, Suarakan 6 Tuntutan Hari Ini

Berdasarkan pemantauan Kompas.com dari lokasi, lapak yang digelar di belakang barisan massa aksi itu menyediakan buku-buku bacaan yang bertema sejarah, sosial, dan politik.

Ichan menyebut sebagian besar buku adalah koleksi pribadi miliknya dan sejumlah kawan yang menginisiasi gerakan kolektif bersama.

"Sebetulnya karena buku-bukunya adalah buku-buku pribadi ya kak, dan juga preferensi pribadi, juga buku-bukunya emang isinya begitu, tentang perempuan dan dosa-dosa negara, kayak gitu lah ya," ucapnya sambil tertawa kecil.

Ichan menegaskan bahwa membaca adalah salah satu bentuk alternatif perlawanan, tetapi akses buku dan bacaan cenderung tidak terjangkau.

"Buku itu kan di Indonesia aksesnya sulit, mahal juga. Apalagi kalau buku-buku yang sejarah-sejarah, perlawanan, gitu," kata dia.

Baca juga: Cerita Ibu Vivi Ikut Demo di DPR, Resah Harga Kebutuhan Pokok Naik

Kolektif Membaca Melawan sendiri memiliki perpustakaan yang dapat digunakan oleh masyarakat sebagai tempat membaca dan meminjam buku.

Mereka juga terkadang memiliki kegiatan rutin berupa diskusi terkait buku maupun isu-isu sosial yang tengah berkembang.

"Membaca Melawan punya perpustakaan online, teman-teman bisa minjem, bisa daftar perpustakaannya, kemudian sewa buku. Kami akan kirim bukunya ke teman-teman dan ada waktu minjamnya sih, biasanya maksimal sebulan," tutur Ichan.

Sebelumnya, Aliansi Perempuan Indonesia akan menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu.

Baca juga: Massa dari GMNI Demo di Depan Gedung DPR, Ini Tuntutannya

Aliansi Perempuan Indonesia menyebut tuntutan utamanya ditujukan kepada DPR dan juga Presiden Prabowo Subianto.

Mereka menuntut agar negara menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap masyarakatnya.

"Dalam garis besar, kami menuntut Prabowo segera menghentikan segala bentuk kekerasan negara terhadap rakyatnya," terang Ika, salah satu tim humas Aliansi Perempuan Indonesia kepada Kompas.com.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com. Download di sini

Read Entire Article









close
Banner iklan disini